Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenali Eksim Basah, Lengkap dengan Pengobatannya

Kenali Eksim Basah, Lengkap dengan Pengobatannya ilustrasi kulit. ©pexels-Juan Pablo Serrano Arenas

Merdeka.com - Eksim merupakan sebuah kondisi kulit yang meradang yang umumnya menimbulkan rasa gatal, ruam dan kulit terasa kasar. Kondisi ini termasuk umum dialami oleh orang dari berbagai jenis kelamin dan usia, meskipun lebih sering ditemukan pada usia anak.

Gejala eksim yang menimbulkan kulit kering membuat orang kurang familiar atau mengetahui terkait eksim basah, padahal sama-sama umum seperti eksim yang selama ini dikenal.

Pada dasarnya eksim basah atau weeping eczema, adalah kondisi medis yang terjadi karena infeksi pada kulit yang tidak ditangani dengan benar.

Ketahui lebih lanjut terkait kondisi kulit eksim basah serta penanganannya agar eksim basah bisa terobati dan mencegahnya semakin memburuk.

Apa Itu Eksim Basah dan Apa penyebabnya?

Eksim basah adalah kondisi kulit yang ditandai dengan lepuhan kulit yang berisi cairan nanah bening maupun kekuningan, sehingga kulit tampak basah dan berair. Ketika mengering, kulit akan tampak kering dengan kerak di pinggirnya.

Penyebab eksim basah adalah karena infeksi, baik itu dari luka maupun dari eksim. Salah satu jenis eksim, dermatitis kontak bisa menjadi penyebab munculnya eksim basah.

  • Dermatitis kontak—gangguan kulit yang disebabkan oleh interaksi kulit dengan iritan atau alergen, sehingga menimbulkan peradangan kulit berupa gatal, kulit kering, ruam, hingga bentol-bentol kecil yang mengeluarkan cairan.
  • Dermatitis numularis—juga bisa menyebabkan eksim basah. Dermatitis numularis adalah kondisi medis kulit yang menyebabkan lepuhan berbentuk koin. Peradangan yang menimbulkan luka basah yang lama-kelamaan mengering dan terbentuk kerak.
  • Luka terbuka—dapat disebabkan menggaruk kulit terlalu keras ataupun hal lainnya. Luka ini menyebabkan kulit terekspos bakteri, jamur, dan virus. Kondisi ini dapat memperparah kondisi eksim seseorang.
  • Kulit yang mengalami luka atau peradangan terbuka membuatnya rawan dimasuki berbagai zat asing. Bakteri staphylococcus, impetigo, furunkulosis, dan lainnya dapat menyebabkan infeksi.

    Infeksi virus juga bisa masuk ke kulit, seperti virus herpes simpleks dan herpes zoster (cacar ular). Hal ini pun bisa menyebabkan gejala demam pada penderitanya. Selain itu, infeksi jamur seperti kurap juga bisa memperparah kondisi kulit.

    Bagaimana Pengobatan Eksim Basah?

    ilustrasi memakai krim kulit

    ©pexels-Sora Shimazaki

    Kondisi eksim basah menandakan bahwa kulit Anda sudah memasuki tahap infeksi, sehingga butuh konsultasi kepada dokter kulit. Semakin cepat mendapatkan perawatan, maka semakin cepat pula eksim basah teratasi.

    Beberapa obat yang diberikan oleh dokter akan tergantung dari penyebab. Untuk infeksi bakteri, biasanya akan diberikan antibiotik untuk dihabiskan oleh pasien. Sementara infeksi karena virus akan diberikan pengobatan sesuai dengan virus yang menyerang.

    Untuk infeksi karena jamur, biasanya diberikan pengobatan berupa krim atau salep untuk membasmi jamur. Namun biasanya, pasien akan juga tetap diberikan krim dan salep untuk mengatasi kondisi kulit bersamaan dengan obat minum untuk membunuh penyebab infeksi.

    Selain itu, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sendiri untuk mencegah eksim berkembang menjadi semakin parah.

  • Jangan menggaruk eksim. Meskipun gatal, menggaruk kulit hanya akan meningkatkan iritasi. Jaga kuku jari agar tidak terlalu panjang yang bisa melukai kulit. Jika terasa terlalu gatal, bisa gunakan kompres dingin sebagai pereda.
  • Tutup luka eksim basah. Gunakan perban yang diganti paling tidak satu kali dalam sehari untuk menjaga kebersihan area eksim.
  • Jaga kebersihan kulit. Mandi dengan air hangat secara rutin serta gunakan sabun hypoallergenic untuk meredakan eksim.
  • Jaga kelembapan kulit. Selain dengan mandi, gunakan pelembap kulit yang direkomendasikan dokter untuk mencegah kulit kering yang memperparah eksim.
  • Gunakan baju yang nyaman. Gunakanlah pakaian yang adem, lembut di kulit, dan menyerap keringat untuk mengurangi gatal.
  • Hindari penyebab alergi/iritasi. Kenali faktor penyebab dermatitis kontak—apakah serangga, kandungan sabun, udara atau lainnya dan cari cara untuk menghindari atau mengatasinya seperti gunakan air purifier, sabun lembut, dan sebagainya.
  • Eksim basah memang memerlukan perhatian dan penanganan khusus. Kondisi kulit ini sangat tidak nyaman dan bisa menimbulkan stres. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengenali dan menerima pengobatan serta mengelola stres agar kulit bisa kembali sehat secara optimal.

    Reporter: Prilisa Septi Hariani

     

    (mdk/mgs)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP