Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Penyebab Anak dan Remaja Kecanduan Game Online yang Wajib Diketahui Orangtua

4 Penyebab Anak dan Remaja Kecanduan Game Online yang Wajib Diketahui Orangtua Ilustrasi anak bermain game. © Telegraph.co.uk

Merdeka.com - Bermain game terutama game online merupakan hal yang biasa dilakukan oleh anak maupun orang dewasa. Hal ini terutama pada masa pandemi COVID-19 ketika kegiatan menjadi sangat terbatas.

Kebiasaan bermain game online ini berisiko karena dapat membuat anak kecanduan. Ketika sudah kecanduan, anak bisa lupa waktu, lupa makan, enggan bersosialisasi, dan semangat belajarnya turun.

Lalu, mengapa mereka bisa mereka kecanduan game online?

Psikolog sosial Josephine Rosa Marieta menyebutkan empat penyebab anak atau remaja bisa kecanduan game online. Penyebab pertama yang bisa membuat anak tertarik dengan permainan dalam jaringan (daring) adalah gelaran berbagai pertandingan dengan hadiah uang tunai dengan nominal tinggi.

Kedua, masalah dalam keluarga atau masalah di sekolah juga bisa memicu anak mencari pelarian ke game online.

“Misalnya di sekolah dan di rumah banyak masalah terus dia ingin punya semacam pengalihan untuk hidup di dunia baru seperti dunia maya. Akhirnya, bermain game online menjadi ruang untuk tumbuh bagi remaja tersebut,” kata Josephine beberapa waktu lalu.

Alasan Lainnya

Alasan ketiga anak dan remaja bisa kecanduan game online karena mudahnya akses pada permainan-permainan daring.

“Yang sekarang tantangannya sangat besar adalah kemudahan akses di mana-mana. Kalau kita hukum anak untuk enggak kasih password, mereka keluar sebentar wifi sudah bertebaran di mana-mana.”

Penyebab keempat yakni pola asuh yang disebut memiliki peran dalam membentuk pola bermain anak terhadap permainan daring.

“Dari kecil anak supaya diam dikasih gawai, awalnya cuman nonton-nonton abis itu dia mulai main game sederhana, nah hal ini juga mendorong pola dia dalam bermain game online.”

Josephine menambahkan, pemahaman orangtua atau keluarga terkait penyebab-penyebab anak kecanduan game online penting untuk menentukan tindakan yang perlu dilakukan.

“Dengan mengetahui penyebabnya, keluarga dan psikolog bisa menentukan langkah-langkah penanganannya,” ujar Josephine.

“Dalam menangani anak yang kecanduan game online, kita harus tahu dulu kenapa kecanduan tersebut bisa terjadi,” tandasnya.

Reporter: Ade Nasihudin Al AnsoriSumber: Liputan6.com

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP