4 Cara Bagi Orangtua untuk Membuat Anak Tidak Lagi Bertingkah Kasar

Minggu, 29 Maret 2020 00:43 Reporter : Rizky Wahyu Permana
4 Cara Bagi Orangtua untuk Membuat Anak Tidak Lagi Bertingkah Kasar Ilustrasi anak marah. ©Shutterstock.com/ ollyy

Merdeka.com - Perilaku kasar dan kekerasan yang dilakukan anak di masa kecil bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Berdasar penelitian, diketahui bahwa anak usia lima hingga tujuh tahun yang bersikap kasar memiliki risiko tinggi menjadi lebih kasar pada saat remaja dan dewasa mendatang.

Perilaku kasar pada anak-anak ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Bisa saja anak-anak ini mengalami kekerasan, ditelantarkan, trauma, atau kehilangan sesuatu.

Kekerasan yang ditunjukkan oleh anak ini juga sering terjadi karena mereka berusaha mendapatkan yang diinginkan. Oleh karena itu, hal ini sebisa mungkin harus dihindarkan terjadi pada anak.

Untuk membantu menghilangkan perilaku agresif pada anak ini bisa dihilangkan dan disalurkan dengan cara yang tepat. Dilansir dari The Health Site, berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan orangtua agar anak tidak kasar.

1 dari 4 halaman

Tunjukkan Banyak Kasih Sayang

Peneliti mengungkap bahwa anak setidaknya membutuhkan lima orang dewasa yang mengasuhnya agar bisa sehat dan bahagia. Orang dewasa ini bisa menjadi panutan bagi anak-anak dan membuat mereka berhenti bertindak kasar.

2 dari 4 halaman

Buat Peraturan Tegas

tegas

Buat peraturan yang tegas ketika anak berbuat kasar dan salah. Pastikan orang lain di keluarga juga mengetahui peraturan ini agar mampu menerapkannya juga. Hukum anak ketika dia berbuat kasar untuk mengetahui bahwa hal tersebut memang dilarang.

3 dari 4 halaman

Hindari Hukuman yang Kasar

Ketika mendisiplunkan anakmu, jangan beri hukuman yang kasar dan terlalu keras. Jika kamu tidak melakukannya, maka secara tak langsung kamu mengajarkan mereka untuk kurang simpati dan lepas kontrol.

4 dari 4 halaman

Arahkan Kemarahan Anak Secara Positif

anak secara positif

Bicara dengan anak untuk mengetahui perasaannya serta apa yang menyebabkan dia marah. Kamu bisa memintanya untuk mengungkapkan perasaan melalui kata-kata dibanding dengan kemaran.

Berbicara bisa membantu anak meredakan kemarahan mereka dan menjadi lebih tenang. Ketika anak sudah berhasil melakukan hal ini, sebaiknya kamu juga memberi pujian padanya. [RWP]

Baca juga:
Ini Gejala yang Akan Muncul pada Anak-Anak Bila Terinfeksi Virus Corona
Deretan Makanan yang Cocok Dikonsumsi Anak untuk Cegah Persebaran Corona
Peneliti Ungkap Anak Kota Ternyata Lebih Anteng Dibanding Anak Desa
Bisa Terinfeksi COVID-19, Begini Gejala yang Bakal Muncul pada Anak-Anak
Masa Social Distancing, Anak Tak Boleh Bergaul dan Pergi Sembarangan
Sebelum Kenalkan Bayi dengan Telur, Ini Sejumlah Hal yang Perlu Orangtua Ketahui
Anak Libur Sekolah Tidak Berarti Bisa Bepergian Seenaknya
Pada Anak, Infeksi Virus Corona Tidak Bakal Parah Tapi Bisa Menyebar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini