Hari ke-23 Ramadan, Nabi salat tarawih berjemaah untuk pertama kali
Merdeka.com - Diriwayatkan dalam tiga malam berturut-turut, salah satunya tanggal 23 Ramadan, Rasulullah bersama sahabat mulai menunaikan salat tarawih berjmaah di masjid. Dikutip dari buku Peristiwa Penting di Bulan Ramadan karya Abdurrahman Al Baghdady, Rasulullah salat delapan rakaat kemudian meneruskan dua belas rakaat di rumah.
Dalam pelaksanaan ini Rasulullah sempat khawatir bahwa salat ini akan diikuti dan disangka salat wajib. Oleh karena itu, dia hanya melaksanakan salat tarawih tersebut selama tiga malam. Berdasarkan kesahihan atsar, Rasulullah bersabda, "Aku telah melihat perbuatan kalian, maka tidak ada yang menghalangiku untuk keluar aku khawatir salat ini menjadi wajib atas kalian,".
Banyak ulama berbeda pendapat mengenai jumlah rakaat salat tarawih. Ada yang berpendapat 8 rakaat namun ada juga yang berpendapat 20 rakaat. Bahkan ada yang mengatakan 36 rakaat sampai beberapa ulama melaksanakan ijma tersendiri.
Kendati demikian, para ulama sepakat salat tarawih dilaksanakan setelah salat Isya dan dibaca dengan nyaring. (mdk/rep)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya