Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Profil

Julian Lincoln Simon

Profil Julian Lincoln Simon | Merdeka.com

Julian Simon Lincoln adalah seorang Profesor Ekonomi dengan spesialisasi Ekonomi Populasi. Ia dikenal sebagai pendiri free-market environmentalism. Selama hidupnya, ia telah meluncurkan beberapa buku yang diantaranya adalah "The Ultimate Resource" tahun 1981, "The Resourceful Earth" tahun 1984, dan sebuah memoir yang dipublikasikan setelah ia meninggal, yaitu "A Life Against the Grain".

Simon terkenal karena teori dan kritikannya tentang kebijakan konvensional terkait pertumbuhan penduduk, kelangkaan bahan mentah, dan konsumsi sumber daya. Simon tidak setuju dengan gagasan tentang akan terjadinya bencana Malthus, yaitu peningkatan populasi memiliki konsekuensi ekonomi yang negatif karena peningkatan populasi akan menguras sumber daya alam. Dengan kata lain, dunia beresiko kehabisan sumber daya melalui konsumsi yang berlebihan oleh populasi tersebut. Menurut Simon, populasi malah menjadi solusi untuk kelangkaan sumber daya dan masalah lingkungan sebab manusia dan pasar sama-sama berinovasi.

Selain teori dan kritik yang ia kembangkan, Simon juga dikenal karena taruhan yang dibuatnya bersama Paul Ehrlich. Simon dan Ehrlich, pada tahun 1980, bertaruh tentang terjadinya penurunan harga lima logam dalam 10 tahun kedepan. Simon memenangkan pertaruhan tersebut karena harga logam-logam tersebut mengalami penurunan. Logam yang dimaksud antara lain timah, nikel, tungsten, kromium, dan tembaga. Selain Ehrlich, Simon juga bertaruh dengan Profesor South dari Sekolah Kehutanan Universitas Auburn tentang harga kayu. Ia memprediksi dalam 5 tahun kedepan, harga kayu pinus akan turun sedangkan South memprediksi sebaliknya. Hasilnya, Simon kalah taruhan karena ternyata harga kayu pinus mengalami kenaikan sehingga ia harus membayar taruhan sebesar $1000 kepada Profesor South.

Berkat pemikiran-pemikiran briliannya di dunia Ekonomi, Institute for the Study of Labor mengadakan kuliah tahunan Julian L. Simon untuk menghargai karya Simon di Ekonomi Populasi. Universitas Illinois juga mengadakan sebuah simposium yang membahas karya Simon pada April 2002 dan semacam beasiswa yang bernama Julian Simon Memorial Faculty Scholar Endowment.

Simon pernah mengalami depresi berkepanjangan yang membuat ia hanya mampu bekerja beberapa jam sehari. Untuk mengalihkan perhatiannya, ia belajar psikologi depresi menulis sebuah buku yang salah satu isinya adalah ketika seseorang merasa gagal dan rendah diri, hal yang harus dilakukan adalah berhenti membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain. Simon meninggal dunia pada tahun 1998 karena serangan jantung. 

Profil

  • Nama Lengkap

    Julian Lincoln Simon

  • Alias

    No Alias

  • Agama

  • Tempat Lahir

  • Tanggal Lahir

    1932-02-12

  • Zodiak

    Aquarius

  • Warga Negara

    Amerika

  • Istri

    Rita James Simon

  • Biografi

    Julian Simon Lincoln adalah seorang Profesor Ekonomi dengan spesialisasi Ekonomi Populasi. Ia dikenal sebagai pendiri free-market environmentalism. Selama hidupnya, ia telah meluncurkan beberapa buku yang diantaranya adalah "The Ultimate Resource" tahun 1981, "The Resourceful Earth" tahun 1984, dan sebuah memoir yang dipublikasikan setelah ia meninggal, yaitu "A Life Against the Grain".

    Simon terkenal karena teori dan kritikannya tentang kebijakan konvensional terkait pertumbuhan penduduk, kelangkaan bahan mentah, dan konsumsi sumber daya. Simon tidak setuju dengan gagasan tentang akan terjadinya bencana Malthus, yaitu peningkatan populasi memiliki konsekuensi ekonomi yang negatif karena peningkatan populasi akan menguras sumber daya alam. Dengan kata lain, dunia beresiko kehabisan sumber daya melalui konsumsi yang berlebihan oleh populasi tersebut. Menurut Simon, populasi malah menjadi solusi untuk kelangkaan sumber daya dan masalah lingkungan sebab manusia dan pasar sama-sama berinovasi.

    Selain teori dan kritik yang ia kembangkan, Simon juga dikenal karena taruhan yang dibuatnya bersama Paul Ehrlich. Simon dan Ehrlich, pada tahun 1980, bertaruh tentang terjadinya penurunan harga lima logam dalam 10 tahun kedepan. Simon memenangkan pertaruhan tersebut karena harga logam-logam tersebut mengalami penurunan. Logam yang dimaksud antara lain timah, nikel, tungsten, kromium, dan tembaga. Selain Ehrlich, Simon juga bertaruh dengan Profesor South dari Sekolah Kehutanan Universitas Auburn tentang harga kayu. Ia memprediksi dalam 5 tahun kedepan, harga kayu pinus akan turun sedangkan South memprediksi sebaliknya. Hasilnya, Simon kalah taruhan karena ternyata harga kayu pinus mengalami kenaikan sehingga ia harus membayar taruhan sebesar $1000 kepada Profesor South.

    Berkat pemikiran-pemikiran briliannya di dunia Ekonomi, Institute for the Study of Labor mengadakan kuliah tahunan Julian L. Simon untuk menghargai karya Simon di Ekonomi Populasi. Universitas Illinois juga mengadakan sebuah simposium yang membahas karya Simon pada April 2002 dan semacam beasiswa yang bernama Julian Simon Memorial Faculty Scholar Endowment.

    Simon pernah mengalami depresi berkepanjangan yang membuat ia hanya mampu bekerja beberapa jam sehari. Untuk mengalihkan perhatiannya, ia belajar psikologi depresi menulis sebuah buku yang salah satu isinya adalah ketika seseorang merasa gagal dan rendah diri, hal yang harus dilakukan adalah berhenti membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain. Simon meninggal dunia pada tahun 1998 karena serangan jantung. 

  • Pendidikan

    • B.A. Universitas Harvard (1953)
    • MBA Universitas Chicago (1959)
    • Ph.D. bidang Ekonomi Bisnis Universitas Chicago (1961)

  • Karir

    • Profesor administrasi Bisnis di Universitas Maryland
    • Pengajar Senior di Cato Institute
    • Profesor Bisnis di Universitas Illinois

  • Penghargaan

    • Doktor Honoris Causa bidang Ekonomi, University of Navarra, Spanyol (1998)

Geser ke atas Berita Selanjutnya
[aside] err with status code 500