Profil
James Riddle Hoffa
Jimmy, nama panggilan James Riddle Hoffa, telah ditinggal oleh ayahnya sejak usianya masih menginjak 7 tahun. 4 tahun kemudian, Jimmy dan keluarganya pindah ke Detroit pada 1924. Akibat desakan ekonomi, Jimmy dipaksa meninggalkan bangku sekolah sekaligus memaksa diri untuk bekerja membantu perekonomian keluarga dengan menjadi buruh. Kesempitan ekonomi, kerasnya hidup dan keinginan berjuang merupakan bagian dari keseharian hidup Jimmy. Tak heran, Jimmy kecil tumbuh besar dengan tekad dan penuh keberanian, sikap yang nanti juga akan membawanya ke tampuk kekuasaan paling tinggi di kalangan buruh pabrik. Adalah keberanian juga yang membuat Jimmy Hoffa memimpin mogok kerja buruh di Detroit pada 1932. Pasca pemogokan, Jimmy memutuskan bergabung dengan Teamsters dan menghabiskan waktu lebih banyak di luar Detroit.
Adalah seorang Jimmy Hoffa yang pada akhirnya mampu membesarkan nama International Brotherhood of Teamsters (IBT) sebagai organisasi beranggotakan para buruh dan sopir truk dengan jumlah tidak kepalang tanggung, lebih dari 420.000 orang. Karenanya, hanya butuh waktu beberapa tahun bagi organisasi ini untuk menjadi salah satu perserikatan yang paling berpengaruh di Amerika Serikat pada 1950an.
Pada 1952, Hoffa membantu Dave Beck untuk menduduki jabatan sebagai presiden IBT. Sebagai imbalannya, Jimmy dipilih menjadi wakil presiden nasional IBT. Sayangnya, selang lima tahun kemudian, Robert Kennedy berhasil membuktikan bahwa Beck jelas melakukan korupsi dan atas tindakan tersebut dijatuhi hukuman penjara lima tahun. Secara otomatis, Jimmy Hoffa naik ke taampuk pimpinan paling tinggi dari IBT sebagai presiden baru.
Tapi aksi Robert Kennedy juga tidak berhenti hingga pada presiden lama. Ia juga mulai melakukan penyidikan atas Hoffa dan akhirnya mennemukan bukti yang bisa membawa Hoffa ke pengadilan atas tuduhan korupsi atas penyalahgunaan uang perserikatan sebesar $9.5 juta. Dalam persidangan, pengacara Hoffa saat itu, Edward Bennett Williams, berhasil membujuk dewan juri untuk mengatakan Jimmy tidak bersalah. Tentu saja keputusan kontroversial tersebut membuat berang banyak pihak. George Meany, saat itu presiden AFL-CIO, menyatakan protes terhadap putusan tersebut dan memutuskan untuk mendepak IBT dari asosiasi buruh.
Atas protes dan tekanan dari banyak pihak, pria yang lahir di Indiana tersebut terpaksa menghadapi investigasi kriminal pertamanya pada 1957. Tujuh tahun kemudian, di sebuah persidangan yang digelar di kota Chicago, Hoffa dinyatakan terbukti bersalah atas penyuapan terhadap juri, serta menjadi terdakwa atas kasus lamanya, penyelewengan dana Teamsters. Atas hasil ini, Hoffa didakwa menempati rumah baru di penjara Lewisburg dengan masa inap 13 tahun. Anehnya, kurang dari sepertiga masa tahanan yang dijalani, Jimmy Hoffa dibebaskan dari penjara dan bahkan menerima dana pensiun dari IBT sebesar $1.7 juta. Lagi-lagi, kasus ini membuat berang banyak pihak hingga memicu kecurigaan adanya suap terhadap Richard Nixon, saat itu menjabat sebagai presiden IBT. Kecurigaan ini didukung oleh catatan FBI dan membuat pamor Hoffa semakin turun hingga memaksanya kembali ke Detroit, kota yang membesarkan karirnya sebagai pimpinan serikat buruh dan masih menyisakan dukungan atas kebesaran masa lalunya.
Pada 30 Juli 1975, Jimmy Hoffa dinyatakan hilang dari tempat parkir Restoran Machus Red Fox, Detroit. Hingga saat ini, kabar maupun tubuhnya tidak pernah ditemukan kembali. Berdasarkan beberapa kesaksian, sebelum dinyatakan hilang mantan presiden IBT kelahiran 1913 tersebut diyakini memberi informasi pada beberapa rekan akan rencananya bertemu dengan dua pimpinan mafia saat itu, Anthony Giacalone dan Anthony Provenzano. Namun informasi ini dibantah langsung oleh kedua bos mafia tersebut dengan menyatakan mereka tidak pernah memiliki rencana untuk bertemu dengan Jimmy Hoffa pada siang hari naas tersebut.
Kabar hilangnya Jimmy Hoffa didasari atas laporan istrinya, Josephine, yang curiga karena suaminya tidak kunjung pulang. Pihak berwenang yang bertindak atas laporan tersebut melaporkan telah menemukan mobil Jimmy dalam kondisi terparkir di halaman restoran, namun tak disertai tanda-tanda keberadaannya. Tujuh tahun berselang dan atas ketiadaan kabar serta perkembangan apapun, Jimmy Riddle Hoffa secara resmi dinyatakan meninggal oleh pihak berwajib. Hingga saat ini, misteri yang meliputi hilangnya salah satu tokoh buruh paling terkenal di Amerika Serikat ini masih menyita banyak perhatian. Berbagai klaim, rumor, bahkan teori berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada diri mantan pimpinan serikat buruh terbesar di Amerika tersebut. Salah satu teori yang paling banyak diyakini masyarakat adalah Jimmy Hoffa telah dibunuh. Akan tetapi, tidak seorangpun bisa memastikan kejadian yang menimpa Hoffa serta alasan hilangnya salah satu aktivis buruh paling berpengaruh tersebut.
Riset dan analisis: Laili Dian R. W. N. - Mochamad Nasrul Chotib