Zulkifli Hasan Ungkap Cerita Terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu

Minggu, 13 November 2022 13:00 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Zulkifli Hasan Ungkap Cerita Terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu Silaturahmi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ke. ©2022 Istimewa

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menceritakan awal mula terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar dan PPP. Dia menjelaskan, KIB dibentuk lebih dahulu baru melapor ke Presiden Joko Widodo.

Mulanya, Zulhas mengungkapkan, Airlangga tidak merespons ajakannya untuk membahas koalisi pilpres 2024. Dirinya pun mengajak sampai berulang kali.

"Saya ketemu Pak Airlangga tiga kali, saya ajak beliau belum mau, bukan tidak mau, tidak merespons, ketemu empat kali makan bareng saya diajak makan ramai-ramai saya bertiga," katanya dalam acara Total Politik dilihat Minggu (13/11).

2 dari 3 halaman

Pada pertemuan kelima, Airlangga baru mau diajak berkoalisi bersama PAN. Zulhas pun bilang kepada Airlangga, Golkar adalah partai besar.

"Nah ketemu lima kali baru jadi. Saya bilang, 'Pak, Bapak partai besar bisa lebih besar, lebih kuat, saya juga gitu, kalau kita bareng-bareng gitu'. Jadi berdua nih," ungkapnya.

Zulhas mengatakan, jika PAN dan Golkar saja rasanya kurang cukup. Dia pun bersama Airlangga lalu menelepon Ketum PPP Suharso Manoarfa untuk mengajak bergabung.

"Gimana kalau kita berdua nih, gimana kalau kita berdua kayaknya kurang seru. Tambah lagi, nah gimana Pak Harso. Telepon Pak Harso, Pak Airlangga telepon, saya juga telepon," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Namun, Suharso awalnya menolak ajakan koalisi tersebut. Barulah di tengah perjalanan Suharso mau bergabung koalisi bareng Golkar dan PAN.

"Sudah telepon, Pak Harso bilang 'Wah nggak, saya sudah sama enggak usah disebut' sudah dah, kalau kita saya bilang ya situ kalau cuma ikut silakan, kalau di sini setara, founder. Nah akhirnya mau tuh, sudah ya, sudah oke bareng-bareng gitu," terangnya.

Kemudian, mereka bertiga memulai pertemuan pertama di sebuah rumah makan. Disitu, Zulhas menyinggung apakah Airlangga dan Suharso sudah lapor ke Presiden Jokowi terkait koalisi itu. Sebab, keduanya merupakan menteri Jokowi.

"Nah jadi habis gitu kita pertemuan pertama tuh di rumah makan mana, saya tanya 'Eh kalian berdua kan' saya waktu itu belum menteri ya, sudah sudah, belum kayaknya, belum," ucapnya.

Ternyata, Airlangga dan Suharso belum melapor ke Jokowi saat KIB dibentuk. Zulhas mengatakan, setelah koalisi dibentuk keduanya baru melapor ke Jokowi.

"Saya tanya begini, 'Eh Pak Airlangga kan menteri, menko, Pak Harso menteri, sudah lapor presiden belum'. 'Belum nanti aja kalau sudah selesai baru kita lapor'. 'Lho kalau begitu, ya kalau sekarang nggak boleh gimana'. Jadi kalau dengar cerita itu gimana, wong Pak Jokowi aja tidak tahu, belum dilaporin, setelah selesai baru lapor. Deklarasi dulu, kita mengumumkan baru masing-masing cari waktu lapor," tutupnya.

[fik]

Baca juga:
Golkar Bantah KIB Segera Umumkan Capres Secepatnya
Golkar: Partai Parlemen dan Non-Parlemen yang Bakal Gabung KIB
KIB Siapkan Surprise: Pengumuman Capres dan Anggota Baru Koalisi
KIB Goda PKS dan Demokrat, Bantah untuk Jegal Anies
Airlangga Pastikan Ada Parpol Gabung KIB, Termasuk Demokrat
Ketua Umum PAN Ungkap KIB akan Jadi 'Plus-Plus'
Dua Parpol akan Bergabung, KIB Tunda Pengumuman Capres

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini