Survei SMRC: Rano Karno 59 persen, Wahidin Halim 36 persen

Senin, 26 September 2016 16:48 Reporter : Mitra Ramadhan
Rano Karno diperiksa KPK. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan survei Pilgub Banten periode 9-14 September 2016. Hasilnya calon gubernur Banten petahana Rano Karno masih tak terkalahkan oleh pesaingnya Wahidin Halim.

Berdasarkan survei dengan lima kandidat, elektabilitas Rano Karno moncer sebanyak 12,7 persen. Sedangkan Wahidin Halim hanya 7,8 persen.

Kemudian, ada nama Airin Rachmi Diany sebanyak 4,9 persen, Andhika Hazrumy 4,2 persen. Achmad Dimyati berada di nomor buncit yakni 2,7 persen.

Survei itu didapat dari 816 responden kepala keluarga yang ada di desa dan kecamatan tersebar di delapan kota/kabupaten yang ada di Provinsi Banten.

Menurut Sirojudin Abbas Direktur Program dan Peneliti SMRC, hasil survei tersebut dilakukan dengan metode wawancara yang bukan hanya sekedar pertanyaan pilih siapa dan karena apa.

"Itu adalah hasil wawancara terbuka. Sampel pun dibuat ketat sehingga tidak sembarangan. Sebenarnya ini bisa bocor karena Pak Dimyati sebagai klien kami, karena saat di rumahnya dia membuka ruang buat wartawan," ujarnya saat dihubungi, Senin (26/9).

Dimyati disebut dia, ingin menjelaskan kepada tim-nya yang terus meminta agar dia maju dalam Pilkada Banten. Namun, setelah mendapat hasil survei, pendukung Dimyati pun tersadar.

Sedangkan untuk hasil wawancara tertutup, elektalibitas Rano Karno mencapai 36,5 persen. Kemudian Wahidin 19,3 persen, Ahmad Dimyati 5,7 persen.

Sementara ketika pertanyaan tertutup hanya dua nama calon gubernur yang ditanya, Rano Karno dan Wahidin Halim diadu, SMRC mendapati elektabilitas kedua nama tersebut Rano Karno mencapai 59 persen, sedangkan Wahidin 36 persen.

"Artinya kalau Pilgub dilakukan hari ini, dipastikan Rano Karno memang," ujar [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Pilkada Serentak
  2. Rano Karno
  3. Serang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini