Sekjen PPP Arwani Thomafi Luruskan Kabar Tak Komunikasi dengan Plt Ketum Mardiono

Kamis, 6 Oktober 2022 17:10 Reporter : Alma Fikhasari
Sekjen PPP Arwani Thomafi Luruskan Kabar Tak Komunikasi dengan Plt Ketum Mardiono Romahurmuziy Mukerwil II PPP DKI Jakarta. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai PPP, Arwani Thomafi angkat suara terkait dirinya tak berkomunikasi dengan Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono. Dia menegaskan, pasca disahkannya Mardiono sebagai Plt Ketua Umum PPP komunikasi terus berjalan dengan baik.

"Sudah komunikasi, komunikasi hampir tiap saat dan komunikasinya baik," kata Arwani, saat dihubungi merdeka.com, Kamis (6/10).

Bahkan, kata Arwani, dirinya hingga saat ini terus menjalankan tugas-tugas sebagai Sekjen PPP. Dia pun juga turut mendampingi Mardiono dalam melakukan konsolidasi ke daerah-daerah.

"Hampir tiap hari saya berkabar soal-soal kepartaian dan juga tugas-tugas kesekjenan. Dan saya juga masih mengomandoi tugas-tugas kesekjenan partai," tegasnya.

"Rapat hadir, rapat fraksi saya hadir di DPP sama beliau. Terus kerja-kerja selama ini juga berjalan dengan baik. Kemarin juga ke Riau bareng dengan beliau sama Pak Usman Tokan juga satu pesawat dengan Pak Ketum Mardiono," sambung Arwani.

2 dari 5 halaman

Dengan demikian, dia kembali menegaskan, dirinya akan terus berjuang memenangkan PPP pada pemilu 2024 bersama dengan Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono.

"Saya itu belum lahir aja sudah PPP dan tetap PPP," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Sekretaris Majelis Pertimbangan DPP PPP, Usman M Tokan, mengakui, beberapa pengurus harian memilih mengundurkan diri usai Suharso diberhentikan.

"Jadi ada pihak-pihak yang setelah Suharso tidak menjabat, mereka langsung menyatakan mengundurkan diri," kata Usman, saat dihubungi merdeka.com, Kamis (6/10).

3 dari 5 halaman

Sehingga, pihaknya harus melakukan perombakan pengurus harian agar kuat dan solid menuju Pemilu 2024. "Kita tunggu saja nanti akan ada rapat pengurus harian terkait dengan pergantian pengurus," ujarnya.

Termasuk nasib Muhamad Arwani Thomafi. Saat ini, Arwani mengisi jabatan sebagai Sekretaris Jenderal DPP PPP. Usman mengatakan, hingga kini Arwani belum menentukan sikap apakah akan terus berjuang bersama Mardiono atau mundur dari PPP.

"Pak Arwani sudah ngasih kunci ke sekretariat, mungkin tidak bergabung lagi atau gimana kan kita enggak paham," ungkapnya.

4 dari 5 halaman

Diketahui, saat konflik pergantian Suharso, Arwani merupakan salah satu kader PPP yang membela Suharso agar tidak diberhentikan sebagai Ketua Umum PPP.

Menurut Usman, seharusnya Arwani segera mengambil sikap atas posisi dirinya di partai berlambang Ka'bah tersebut. Sebab, banyak kader PPP yang potensial yang siap untuk mengisi jabatan sebagai Sekjen.

"Kalau dia tidak mau bergabungkan harusnya datang dong dengan ketum, lalu menyatakan Pak saya tidak mau lanjut atau saya mau lanjut," tegas Usman.

5 dari 5 halaman

"Kalau tidak ya nanti diganti dengan yang lainkan gitu. Karena kader banyak sekali yang antre," sambungnya.

Kendati demikian, Usman menyampaikan, Mardiono masih berharap agar Arwani tetap bergabung berjuang demi PPP dalam pertarungan kontestasi demokrasi 2024.

"Tapi kita berharap dia tetap bersama kita, tapi kalau dia punya pilihan tidak bersama kita ya terserah kan gitu bahasannya," tuturnya. [rnd]

Baca juga:
Jelang Mukernas, PPP Banten Usulkan Ganjar Pranowo Capres 2024
Sekjen PPP Arwani Thomafi Tak Pernah Komunikasi dengan Plt Ketum Mardiono
Kisruh Internal Dinilai Membuat PPP Galau di KIB
PKB soal PSI Deklarasi Ganjar Jadi Capres: Itu Proses Demokrasi
DPW PPP NTT Usulkan Ganjar Pranowo jadi Capres 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini