NasDem Sebut Sikap Tidak Menerima Kekalahan Bisa Merusak Demokrasi

Kamis, 23 Mei 2019 17:29 Reporter : Fikri Faqih
NasDem Sebut Sikap Tidak Menerima Kekalahan Bisa Merusak Demokrasi Polisi tangkap demonstran di Petamburan. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketua DPP Partai NasDem Martin Manurung menyayangkan adanya aksi di depan Kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) pada 21-22 Mei 2019 lalu. Menurutnya, masyarakat maupun tokoh elite harus dewasa dan bisa menerima kekalahan.

Dia menilai, mentalitas tidak mau menerima kekalahan dapat merusak demokrasi di Indonesia.

"Mentalitas seperti itu harus diberantas, jangan sampai menjadi tradisi demokrasi di Indonesia; kalau kalah lalu rusuh," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5).

Martin menjelaskan, apa yang saat ini terjadi bukanlah perseteruan elite. Pasalnya adanya dugaan kecurangan pada Pemilu 2019 akan digugat oleh kubu Prabowo-Sandiaga ke Mahkamah Konstitusi.

"Jadi, ini bukan 'perseteruan elite', itu framing yang keliru. Ini soal pendewasaan demokrasi; kalau kalah ya terima kekalahan, bukan malah rusuh," ujarnya.

Untuk itu, Partai NasDem mendukung sikap tegas Presiden Joko Widodo yang tidak memberikan ruang kepada perusuh.

"Karena itu, kita dukung sikap Presiden yang tidak mau memberi ruang kepada para perusuh. Kita dukung juga Polri dan TNI menjalankan tugas negara dengan baik," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini