Mayoritas DPP Diisi Wajah Lama, Megawati Jelaskan Kaderisasi Kepemimpinan PDIP

Sabtu, 10 Agustus 2019 21:37 Reporter : Ahda Bayhaqi
Mayoritas DPP Diisi Wajah Lama, Megawati Jelaskan Kaderisasi Kepemimpinan PDIP Pengukuhan Pengurus DPP PDIP 2019-2024. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Megawati Soekarnoputri kembali diangkat menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan secara aklamasi. Mega langsung menunjuk 27 orang dewan pimpinan pusat (DPP). Tidak ada wakil ketua umum dan ketua harian yang sempat mencuat sebelum gelaran kongres.

DPP PDIP periode 2019-2024 mayoritas masih diisi wajah lama. Dari 27 pengurus hanya ada enam wajah baru. Yakni Bambang Wuryanto (bidang pemenangan pemilu), Arif Wibowo (bidang pemerintahan), Sadarestuwati (bidang kerakyatan), dan Said Abdullah (bidang perekonomian). Ada pula dua nama yang populer yakni Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoli (bidang hukum dan HAM) dan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (bidang kebudayaan).

Megawati angkat bicara mengenai proses regenerasi kepemimpinan partai. Dia menuturkan, sudah ada regulasi di internal partai untuk regenerasi kepemimpinan. Regenerasi itu adalah proses dari bawah.

"Mengenai regenerasi sebenarnya di PDIP itu regulasinya itu sudah ada. Jadi dari sejak mulai yang lebih proper itu sejak berpindah berganti nama menjadi PDI Perjuangan, itu sudah ada sebuah proses baku di dalam regenerasi," kata Mega menjawab pertanyaan wartawan dalam penutupan Kongres V PDIP di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali, Sabtu (10/8).

Mega mengklaim proses regenerasi dari akar rumput itu hanya dimiliki PDIP. Dia pernah bertanya kepada anggota partai lain, tidak ada sistem seperti yang dipakai di partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Dia menjelaskan, di PDIP ada struktur dari tingkat akar rumput alias anak ranting. Pengambilan keputusan dilakukan dari tingkat terbawah hingga dibawa ke forum tertinggi, Kongres.

"Maka itu dilakukan rapat-rapat dari bawah yang harus mengambil aspirasi dari masyarakat, bagian dari rakyat yang bersifat PDI Perjuangan maupun juga tidak boleh saja siapa. Nah maka ditampung dibawa rapat terus ke atas. Sehingga kami bisa mengetahui secara berjenjang," jelasnya.

Proses pengangkatan kader dari tingkat akar rumput pun melalui proses cukup berat. Ada proses uji kepatutan dan kelayakan sampai wawancara. Kemudian kembali melalui proses kristalisasi dengan psikotes. Tes tersebut, kata Megawati, untuk mencari calon pemimpin dari PDI Perjuangan. Jalannya tidak mudah karena melalui ilmu psikologi.

Ditambah, calon pemimpin itu akan menjalani kursus kader. Para kader yang akan dan sudah direkrut akan digembleng di sekolah partai.

"Itulah cara PDIP merekrut yang namanya kader untuk nanti memperbanyak mereka yang bisa dijadikan pemimpin maupun calon-calon pemimpin yang didatangkan dari PDI Perjuangan," tegas Mega.

Berikut susunan pengurus DPP PDIP Periode 2019-2024:

1. Ketua Umum: Megawati Soekarnoputri.

2. Ketua Bidang Kehormatan Partai: Komarudin Watubun.

3. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu: Bambang Wuryanto

4. Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Djarot S. Hidayat

5. Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi: Sukur Nababan

6. Ketua Bidang Politik dan Keamanan: Puan Maharani

7. Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan: Yasonna H. Laoly

8. Ketua Bidang Perekonomian: Said Abdullah

9. Ketua Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup: I Made Urip

10. Ketua Bidang Kelautan, Perikanan dan Nelayan: Rohmin Dahuri.

11. Ketua Bidang Luar Negeri: Ahmad Basarah

12. Ketua Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana: Ribka Tjiptaning.

13. Ketua Bidang Industri, Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial: Nusyirwan Soejono

14. Ketua Bidang Kesehatan dan Anak: Sri Rahayu.

15. Ketua Bidang Kebudayaan: Tri Rismaharini

16. Ketua Bidang Koperasi dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat: Mindo Sianipar

17. Ketua Bid Pariwisata: Wiranti Sukamdani

18. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga: Eriko Sotarduga

19. Ketua Bid Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME: Hamka Haq.

20. Ketua Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital: Prananda Prabowo.

21. Sekretaris Jenderal (Sekjen): Hasto Kristiyanto.

22. Wakil Sekjen Bidang Internal: Utut Adianto.

23. Wakil Sekjen Bidang Program Kerakyatan Sadarestuwati

24. Wakil Sekjen Bidang Program Pemerintahan: Arief Wibowo

25. Bendahara Umum: Olly Dondo Kambey.

26. Wakil Bendahara Umum Bidang Internal: Rudianto Tjen.

27. Wakil Bendahara Umum Bidang Program: Juliari Peter Batubara. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini