Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketum PPP: Jokowi bertemu Airlangga bukan seleksi cawapres tapi komunikasi politik

Ketum PPP: Jokowi bertemu Airlangga bukan seleksi cawapres tapi komunikasi politik Romahurmuziy. ©2018 Merdeka.com/dokumen pribadi

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan, pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto adalah bagian komunikasi politik, bukan proses seleksi calon wakil presiden. Meski demikian, pria yang akrab disapa Romi ini mengatakan semua itu hanya Jokowi sendiri yang mengetahuinya.

"Saya melihat bukan bagian dari seleksi tapi itu bagian dari komunikasi politik. Yang perlu disampaikan ke publik, saya (Jokowi) terbuka menerima masukan dan terus berdiskusi dengan Ketum-Ketum partai koalisi. (Tapi) yang tahu persis adalah Pak Jokowi," kata Romi di kantor DPP PPP, usai bertemu dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Jakarta, Senin (26/3).

Dia mengatakan, Jokowi lebih sering bertemu dengan ketum parpol secara tertutup. Menurutnya, jika sesekali diperlihatkan ke publik, hal itu menyampaikan pesan bahwa Presiden menerima masukan dari para partai koalisi pendukungnya.

"Saya perlu informasikan pertemuan Pak Jokowi dengan ketua umum politik itu bukan hanya yang nampak. Tetapi lebih sering yang tidak nampak. Tapi kalau sesekali Pak Jokowi mengekspos ke publik, itu menyampaikan pesan kalau setiap saat menerima masukan dari ketua-ketua umum partai koalisi pengusung. Termasuk PPP yang beberapa kali tampak. Yang tidak nampak lebih banyak tentunya. Itu adalah bagian komunikasi politik yang secara rutin dilakukan Presiden," kata Romi.

Dia menjelaskan, biasanya Jokowi menerima masukan tentang kondisi kesejahteraan rakyat, informasi politik, yang menyangkut konstelasi parpol dengan partai lain. Selain itu juga tentang perbaikan ke depan.

"Bukan hanya konteks politik untuk keterpilihan beliau kembali. Tetapi lebih kepada untuk membangun peradaban bangsa Indonesia ke depan. Kalau kemarin Pak Jokowi bertemu dengan Pak Airlangga ini merupakan bagian dari pertemuan secara rutin yang digelar dan tentu secara dinamis Presiden meminta masukan. Termasuk tentang beliau menanyakan cawapres itu bagian yang terus-terus ditanyakan," tutur Romi.

"Jadi kalau saya bulan November ketemu, ditanyakan hal yang sama. Kemudian Desember 3 kali, Januari terus. Jadi ini pertemuan-pertemuan yang digelar Presiden terus dengan partai-partai koalisi lain," kata Romi.

Reporter: Putu Merta Surya PutraSumber: Liputan6.com (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP