AHY: Black Campaign, Hoaks hingga Buzzer Membabi Buta di Pemilu 2024

Jumat, 5 Agustus 2022 21:29 Reporter : Alma Fikhasari
AHY: Black Campaign, Hoaks hingga Buzzer Membabi Buta di Pemilu 2024 AHY. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan soal dampak era digital yang akan terasa pada pemilu 2024. Ia menyebut akan marak kampanye hitam atau black campaign.

“Di era digital ini, hoaks, black campaign, fake news (berita bohong), ini merajalela, membabi buta,” kata AHY, dalam sambutannya di acara 10 tahun Forum Pemred, di Jakarta, Jumat (5/8).

Lebih lanjut, AHY menilai di era post truth, politik bukan lagi hal baru. Selain maraknya berita bohong dan black campaign di tahun politik, muncul juga buzzer.

Buzzer politik, akan memproduksi berita bohong ke media massa untuk mengacaukan pandangan masyarakat.

“Belum lagi kita menghadapi buzzer buzzer politik, yang memang tugas dan pekerjaannya memproduksi berita berita bohong tadi,” ucapnya.

Sehingga, AHY meminta pers agar bekerja independen dan memberikan informasi kredible kepada masyarakat. Sebab, dia menekankan pada informasi penting yang dibutuhkan oleh Indonesia,

Hal itu diperlukan guna mencegah munculnya perpecahan dan memajukan demokrasi di Indonesia.

“Sekaligus menyejahterakan rakyat Indonesia, itulah yang sama-sama harus kita perjuangkan,” tegas dia.

Baca juga:
Dugaan Pencatutan Nama 98 Anggota KPUD, Parpol Bakal Diperiksa KPU
Pendaftaran Calon Peserta Pemilu 2024, Berkas 9 Parpol Dinyatakan Lengkap
Ridwan Kamil soal Capres 2024: Kalau Ada Takdirnya, Bismillah
Strategi AHY Rebut Suara Milenial di Pemilu 2024
Target 3 Besar di Pemilu 2024, AHY Akui Demokrat Mengalami Pasang Surut
Fokus Bangun Koalisi, AHY Akui Demokrat Belum Punya Capres

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini