Yasonna Heran 50% Lapas Diisi Napi Narkoba: Ada yang Aneh dan Janggal

Rabu, 15 September 2021 17:02 Reporter : Merdeka
Yasonna Heran 50% Lapas Diisi Napi Narkoba: Ada yang Aneh dan Janggal Menkumham Yasonna H Laoly. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menkum HAM Yasonna Laoly mengaku heran dengan jumlah narapidana (napi) di lembaga pemasyarakatan (lapas) bisa berjumlah lebih dari 50 persen dari kapasitas Lapas.

"Lebih 50 persen isi lapas kami itu adalah (napi) narkoba, itu sesuatu yang sangat aneh. Satu jenis crime mendominasi 50 persen lebih dari isi lapas," kata Yasonna di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (15/9/2021).

Banyaknya jumlah napi narkoba di Lapas dinilai sesuatu yang janggal. Dia menyebut jumlah napi kasus lain digabung pun, masih kalah jumlah dari jumlah napi narkoba.

"Digabung yang korupsi, digabung penganiayaan, digabung pembunuhan, digabung pemerkosaan, you name it semua jenis crime kalah dengan (narkoba). Jadi something wrong ada sesuatu yang aneh dan janggal," tegasnya.

Oleh karena itu, Yasonna sepakat dengan adanya wacana revisi UU tentang narkoba dari anggota dewan. "Maka sependapat bahwa rencana undang-undang narkotika ini harus kita ubah. Ada beberapa pasal, sebetulnya pemerintah sudah terus-terus ingin melakukan itu dan sedikit ada perbedaan di kalangan institusi pemerintah," ucapnya.

Dari sisi pemerintah, wacana revisi UU narkoba telah dibicarakan dengan Menko Polhukam hingga Presiden Joko Widodo.

"Saya sudah berbicara dengan Pak Menko, bahkan waktu saya ditelepon Pak Presiden sudah menyampaikan, maka kalau masih tidak dapat kami selesaikan bahwa saya bermaksud kita bawa ke level yang tertinggi agar ini segera kita revisi. Ini mutlak perlu kita selesaikan, kalau tidak, kita tidak akan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan lembaga pemasyarakatan," terangnya.

Reporter: Delvira Hutabarat [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini