Wartawan Bekasi galang dana korban gempa dan tsunami, terkumpul Rp 23 juta
Merdeka.com - Jurnalis di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berhasil menggalang dana hingga Rp 23 juta lebih untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah pada Jumat (5/10). Penggalangan dana dipusatkan di plasa pemerintah setempat.
"Alhamdulillah antusiasme masyarakat tinggi, terutama dari kalangan aparatur pemerintah," kata koordinator penggalangan dana, Pradita Kurniawansyah, Jumat (5/10).
Ia mengatakan, penggalangan dana ini bisa digelar berkat kerja sama antara wartawan yang biasa berada di sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, dan Lembaga Pemasyarakatan Cikarang.
"Penggalangan dana dibalut dengan konser musik oleh warga binaan dari Lapas Cikarang," ujar wartawan media nasional ini.
Menurut dia, penggalangan dana mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB berhasil mengumpulkan uang tunai senilai Rp 23.633.000 yang akan dikirimkan kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah seperti Palu, Sigi, dan Donggala.
"Uang hasil penggalangan dana, kami serahkan kepada Kejaksaan Negeri, lembaga itu nantinya yang akan menyalurkan," ujar Wawan.
Tak hanya pegawai biasa, sejumlah pejabat bahkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin terlihat antusias mendatangi lokasi penggalangan dana. Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Bekasi tersebut menyumbangkan uang tunai Rp 10 juta.
"Ini bukan sekedar kepedulian wartawan, kejaksaan, lapas atau masyarakat Kabupaten Bekasi. Ini wujud kepedulian bangsa Indonesia," ujar Bupati Neneng.
Sementara itu Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Bekasi Haerdin mengatakan musibah yang kini tengah dialami masyarakat di Sulawesi Tengah diharapkan dapat menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk senantiasa menjaga persatuan dan semangat gotong royong.
"Tentu ini menjadi perhatian kita semua," ujarnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya