Wali Kota Tutup Perbatasan, Tak Ada Bus Menuju Tegal

Jumat, 27 Maret 2020 15:04 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Wali Kota Tutup Perbatasan, Tak Ada Bus Menuju Tegal Local Lock Down Kota Tegal. ©2020 liputan6.com

Merdeka.com - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk menutup seluruh akses jalan masuk ke Kota Tegal pakai MCB barier beton mulai 30 Maret hingga 30 Juli 2020. Langkah tersebut dilakukan karena wilayahnya sudah menjadi daerah darurat penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Penutupan akses itu membuat bus arah Jakarta-Tegal, kini tak lagi melayani penumpang di Terminal Kalideres Jakarta Barat sejak Kamis (27/3) malam.

"Dari tadi malam bus-bus menuju Tegal sudah tidak ada di Terminal Kalideres. Jadi, mereka langsung berhenti di pul masing-masing seperti Sinar Jaya pulnya di Bekasi," ujar Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen, di Jakarta, Jumat (27/3).

Ia mengatakan hal tersebut terkait dengan kebijakan karantina wilayah yang diterapkan di Tegal. Sementara, bus yang mengantarkan penumpang ke Tegal, harus berhenti sampai Pekalongan, Pemalang, Cilacap, dan Purwokerto.

Revi menyebut arus mudik ke arah Tegal menunjukkan penurunan penumpang semenjak pandemi Covid-19 merebak di Jakarta. Sementara bus Sinar Jaya yang tidak jadi berangkat ke Tegal, masih parkir saja di kawasan terminal itu.

"Bus hanya parkir tapi tidak ada penumpang. Penurunan Jumat ini, bahkan bisa capai 40 sampai 50 persen dari penumpang biasanya," katanya.

Langkah karantina wilayah disuarakan oleh kepala daerah Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Dedy Yon Supriyono yang memutuskan untuk mengambil kebijakan "local lockdown" dengan menutup akses keluar masuk kota selama empat bulan ke depan. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini