KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Tuding digunakan Wahabi, warga tolak pembangunan Masjid di Bogor

Selasa, 8 Agustus 2017 04:02 Reporter : Radeva Pragia Bempah.
Ilustrasi Demo. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan warga yang bermukim di wilayah Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, mendatangi lokasi pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal di Jalan Pandu Raya, Senin (7/8). Mereka menolak pembangunan masjid karena dinilai meresahkan warga sekitar.

Salah satu warga, Maman (37) mengatakan, warga pada umumnya menolak keberadaan masjid itu yang dianggap sebagai tempat ibadah bagi jemaah aliran Wahabi. Warga pun menolak karena dapat mengacaukan persatuan umat Islam.

"Dulu, sempat dibangun tapi ditolak dan pembangunan dihentikan. Sekarang mau dibangun lagi karena sudah mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemkot Bogor," kata Maman.

"Umat di sini yang awalnya tenang merasa terganggu. Itu intinya," sambungnya.

Sementara itu, Camat Bogor Utara Atep Budiman mengakui, jika masalah tersebut sudah pernah dibahas di level Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida). Menurut Atep, warga yang menolak merasa ada hal-hal yang belum terpenuhi seluruhnya terkait soal teknis maupun non teknis.

"Sulit juga saya menjelaskan masalah non-teknisnya, ya. Tapi, kalau masalah teknisnya terkait soal perizinan," ungkap Atep.

Sementara, dari pihak jemaah Masjid Imam Ahmad bin Hanbal belum mau memberikan komentar terkait masalah tersebut.

Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan. Massa yang menolak dengan jemaah masjid masing-masing dijaga petugas kepolisian untuk menghindari bentrokan fisik. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Demo
  2. Bogor
  3. Masjid
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.