Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seorang Tenaga Kesehatan di Manado Terlibat Pemalsuan Surat Bebas Covid-19

Seorang Tenaga Kesehatan di Manado Terlibat Pemalsuan Surat Bebas Covid-19 Ilustrasi. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado menangkap dua pemalsu surat bebas Covid-19 atau keterangan hasil pemeriksaan rapid test Covid-19 metode antigen terhadap calon penumpang pesawat, Jumat (12/3) sekitar pukul 18.00 WITA.

Keduanya yakni I (22) tenaga kesehatan, warga Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut, dan S (31) karyawan salah satu maskapai penerbangan, warga Manado, Sulawesi Utara.

Terbongkarnya pemalsuan hasil rapid test antigen ini bermula ketika seorang calon penumpang pesawat, A (24), warga Banjarnegara, Jawa Tengah, hendak melakukan perjalanan menuju Jakarta.

A lalu menjalani pemeriksaan rapid test antigen yang dilakukan di kawasan Boulevard Manado, Jumat pagi, sekitar pukul 10.00 WITA.

Hasil pemeriksaan oleh I selaku petugas laboratorium, A dinyatakan reaktif atau positif. Kemudian S menawarkan kepada A, bisa mengubah hasil menjadi negatif dengan imbalan uang sebesar Rp500 ribu.

A lalu membayar sesuai nominal tersebut, dan selanjutnya petugas membuatkan surat keterangan hasil pemeriksaan palsu, yang menyatakan hasil pemeriksaan rapid test antigen terhadap A negatif.

Setelah itu A menelepon temannya berinisial U dan memberitahukan hal tersebut. U kemudian melaporkannya kepada Satgas Covid-19 Provinsi Sulut. Pihak Polresta Manado yang juga mendapat informasi tersebut tidak tinggal diam.

Personel Polresta Manado segera mendatangi TKP. Kemudian mengamankan A, juga kedua terduga pelaku beserta barang bukti berupa surat keterangan hasil pemeriksaan dan test kit, yang selanjutnya dibawa ke Mapolresta untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pelaku dijerat pasal 263 KUHP dan pasal 93 UU RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

"Kasus ini dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh Polresta Manado," ujar Abast. Dikutip dari Liputan6.com.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP