Seorang Suami Tendang dan Hajar Istri pakai Besi hingga Tewas

Sabtu, 20 April 2019 04:00 Reporter : Ya'cob Billiocta
Seorang Suami Tendang dan Hajar Istri pakai Besi hingga Tewas Ilustrasi penganiayaan PRT. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - MU, menganiaya istri berinisial RS hingga korban meninggal dunia. Pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

"Setelah menyerahkan diri, pelaku langsung kami giring ke Pelabuhan Tulehu, (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah untuk diserahkan kepada anggota Buru Sergap Poles Pulau Ambon dan Pp Lease," kata Kapolsek Haruku, Ipda Aris di Ambon, Jumat (19/4).

MU dibawa ke Pelabuhan Tulehu oleh Kapolsek bersama beberapa anggota Ke polisian sekitar pukul 21.00 WIT, dan kini telah menjalani proses pemeriksaan serta ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres.

Kasubag Humas Polres Ambon Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, tersangka MU diduga telah melakukan KDRT serta penganiayaan berat terhadap RS hingga akhirnya meninggal dunia.

"Kejadian ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIT bertempat di rumah orang tua korban yang terletak di Desa Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah," ujarnya.

Menurut dia, yang menjadi saksi atas peristiwa keji itu adalah anak korban berinisial JU, sedangkan yang membuat laporan polisi ke Polsek Pulau Haruku adalah ES.

Kronologis kejadian, sesuai keterangan saksi pelapor, pelaku tiba-tiba datang dan mengetuk pintu rumah korban, tetapi korban tidak membuka. Selanjutnya pelaku mendobrak hingga pintu terbuka lalu korban keluar menemui pelaku.

"Saat itu juga pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan dan besi, juga menendang korban hingga korban tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia," kata Julkisno mengutip keterangan saksi.

Pelaku juga dilaporkan sudah sering melakukan penganiayaan kepada korban sehingga perbuatan ini tergolong kekerasan dalam rumah tangga.

Melihat korban sudah berlumuran darah dan tidak sadarkan diri, pelaku sempat mengangkat dan meletakkan istrinya di atas kursi dan membersihkan darah korban.

Kemudian pelaku yang diduga berada dalam kondisi mabuk akibat minuman keras ini melarikan diri ke dalam hutan, namun akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Haruku. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. KDRT
  2. Pembunuhan
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini