Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pulang dari menyadap karet, siswi SMP di Jambi diperkosa

Pulang dari menyadap karet, siswi SMP di Jambi diperkosa Ilustrasi Pemerkosaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang siswi SMP di Desa Padang Kelapo, Kecamatan Muarosebo Ulu, Jambi, Melati (nama samaran) diduga diperkosa oleh lelaki bejat yang masih satu kampung dengan korban. Melati diperkosa sebanyak dua kali.

Kasus perkosaan yang menimpa Melati diketahui atas laporan kakak kandung korban bernama Bunga (nama samaran) yang melaporkan kejadian yang menimpa adiknya itu ke Polres Batanghari Rabu (25/6).

Seperti dilansir dari Antara, Senin (30/6), awalnya pada Sabtu (21/6) sekitar pukul 11.00 WIB, korban Melati bersama adiknya AM (8) kembali dari menyadap karet dan hendak pulang ke rumah.

Namun di tengah jalan Melati bersama adiknya mendengar suara orang, ternyata suara tersebut suara SP (19) yang sedang berjalan.

Mendengar suara tersangka, korban dan adiknya bersembunyi di semak-semak, namun sial menimpa mereka, persembunyian korban dan adiknya diketahui tersangka.

Pelaku kemudian menghampiri korban, seketika itu juga pelaku langsung bertanya kepada korban sambil mengatakan, "kenapa bersembuyi," korban pun menjawab "nggak apa-apa,".

Setelah itu, pelaku menyuruh adik korban pulang ke rumah sendirian disertai ancaman.

"Pulang kau, kalau balik awas kau," kata tersangka. Karena ketakutan, adik korban korban pulang ke rumah sendirian.

Setelah berdua dengan korban, pelaku langsung menarik korban ke semak-semak di dalam kebun sambil mengancam jika tidak mau disetubuhi korban akan dicekik. Karena merasa ketakutan akhirnya korban melayani nafsu bejat pelaku di semak-semak.

Perkosaan kedua terhadap Melati kembali pada malam harinya sekitar pukul 21.00 WIB saat orang tua korban tidak berada di rumah. Pelaku mendatangi rumah korban, saat itu korban sedang masak air di dapur. Pelaku masuk dari pintu belakang karena tidak dikunci.

Setelah di dalam rumah, pelaku mengancam korban agar tidak memberitahukan kejadian sebelumnya kepada orang tuanya. Setelah itu, pelaku memaksa korban agar mengikuti perintahnya.

Korban lantas diajak pelaku ke sebuah pondok di belakang rumah korban. Saat itulah korban melampiaskan nafsu bejatnya untuk yang kedua kali terhadap Melati.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Ivan Wahyudi ketika dikonfirmasi membenarkan terjadinya peristiwa pemerkosaan tersebut, perkosaan itu dilakukan pelaku sebanyak dua kali.

Setelah menerima laporan dari pihak korban, petugas langsung mendalami kasus ini.

"Pelaku belum ditangkap, kasus ini masih didalami, berbekal dengan laporan yang ada, dalam waktu dekat ini mudah-mudahan pelaku berhasil ditangkap," kata Kasat Reskrim. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP