Polisi tegaskan penyidikan pipa Pertamina patah di Balikpapan belum final
Merdeka.com - Polisi telah menetapkan nakhoda kapal MV Ever Judger, ZDY (50) jadi tersangka dalam kasus patahnya pipa Pertamina di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur. jangkar kapal MV Ever Judger mengenai dan menjadi penyebab patahnya pipa minyak.
Penyelidikan polisi tidak sampai di situ. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam serangkaian kasus tersebut.
"Penyidikan belum final. Kita masih tunggu juga hasil laboratorium forensik, soal sumber api dari mana. Kita ketahui kan, munculnya kobaran api, ada korban meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana kepada merdeka.com, Kamis (26/4).
Dalam proses penyelidikan dan penyidikan yang terus berjalan oleh tim Ditreskrimsus Polda Kalimantan Timur dan juga Bareskrim Polri, penyidik menggunakan UU No 32/2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
"Kita juga gunakan Undang-Undang Lingkungan Hidup, perlu saksi ahli soal air laut lampaui baku mutu. Tim terus bekerja, munculnya api masih dalam proses penyelidikan," ujar Ade.
Dalam kasus itu, ada banyak barang bukti yang dikantongi tim penyidik seperti patahan pipa Pertamina, Kapal MV Ever Judger, dan sampel air laut yang tercemar limbah minyak mentah.
"Pipa itu juga kan sebelumnya dilindungi cor beton, tim ambil sampel, termasuk kawat beton yang menempel di jangkar. Itu juga bagian dari penyelidikan Puslabfor, soal identiknya material di pipa (pecahan beton) dan material di jangkar," jelas Ade.
Diketahui, kobaran api di perairan laut Balikpapan yang tercemar minyak, terjadi jelang tengah hari, Sabtu (31/3) lalu. Tidak kurang 20 ABK WNA Kapal MV Ever Judger dievakuasi, salah satunya luka bakar. Polisi menyebut semuanya WN China, dan kapal berasal dari China berbendera Panama. Peristiwa itu menelan lima korban jiwa, semuanya warga Balikpapan.
Tewasnya kelima orang warga Balikpapan yang sedang memancing itu, diduga terjadi di tengah terbakarnya laut akibat tumpahan minyak. "Yang jelas, kemunculan api itu, masih dari bagian pekerjaan tim saat ini," demikian Ade kembali menegaskan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya