Better experience in portrait mode.
Perjuangan Sukamti, 25 Tahun Bekerja di Malaysia Demi Wujudkan Mimpi Ayah untuk Naik Haji

Putri Sulung Ini Bekerja di Malaysia Selama 25 Tahun untuk Membayar Biaya Haji Ayahnya

Sukamti berjuang selama 25 tahun bekerja di Malaysia untuk mewujudkan mimpi ayahnya yang ingin naik haji.

Sebagai putri sulung, Sukamti menggunakan sebagian penghasilannya untuk membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) ayahnya dan membiayai keluarganya.

Dengan tekad yang kuat, Sukamti berhasil mewujudkan impian ayahnya yang tunanetra untuk beribadah haji dan mereka berangkat dalam kelompok terbang sembilan Embarkasi Solo.

Meskipun tidak bisa melihat indahnya Tanah Suci, Suroso merasa bahagia dapat berhaji dan Sukamti bersyukur mendapatkan kuota prioritas lansia dan pendamping lansia.

Geser👉
Investasi Jangka Panjang untuk Bangsa dan Negara

Investasi Jangka Panjang untuk Bangsa dan Negara

Ketua Komisi 1 DPR, Meutya Hafid, mengatakan penyediaan sarana dan prasarana seperti ruang laktasi dan tempat penitipan anak-anak merupakan investasi jangka panjang bagi negara.

Dalam kunjungan ke Kementerian Pertahanan, Meutya Hafid menyampaikan bahwa jumlah anak usia dini di Indonesia sekitar 30,2 juta jiwa, yang setara dengan 10,91 persen dari total penduduk. Dia juga menilai pentingnya investasi pada kesehatan dan pendidikan anak sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Meutya Hafid mengapresiasi penyediaan fasilitas ruangan laktasi dan tempat penitipan anak di lingkungan kerja Kemhan. Dia berharap semua Kementerian atau Lembaga Negara juga menyediakan sarana dan prasarana yang sesuai dengan UU Kesejahteraan Ibu dan Anak yang baru disahkan.

Wakil Menteri Pertahanan, M Herindra, menyatakan dukungan Kemhan terhadap penyediaan ruangan laktasi dan tempat penitipan anak. Hal ini penting untuk membantu pegawai yang memiliki anak kecil dalam menjalankan tugasnya sebagai ibu dan pegawai. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Hakim MA Perintahkan Kembalikan Aset Rafael Alun Trisambodo, Ini Reaksi KPK

KPK Menunggu Putusan Lengkap Kasasi Kasus Gratifikasi Rafael Alun Trisambodo

KPK merespons putusan Hakim Mahkamah Agung (MA) terkait kasasi yang ditolak atas kasus gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo.

KPK mengaku masih belum menerima salinan lengkap dari putusan itu. KPK akan mempelajari hasil putusan Hakim MA yang memerintahkan KPK agar mengembalikan aset milik Rafael.

Salah satu amar putusan hakim memerintahkan KPK agar mengembalikan aset milik Rafael, termasuk uang tunai senilai Rp 199.970.000 dan Rp 19.892.905,70, serta satu bidang tanah beserta bangunan rumah di Jakarta Selatan.

Dalam putusan Rafael di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat, hakim memvonis terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun dan memerintahkan pembayaran uang pengganti sebesar Rp10 miliar. KPK akan mempelajari putusan tersebut sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

Geser👉
Presiden RI ke-6 SBY Mengenang Jasa-Jasa Almarhum Wakil Presiden RI ke-9 Hamzah Haz

Presiden RI ke-6 SBY Mengenang Jasa-Jasa Almarhum Wakil Presiden RI ke-9 Hamzah Haz

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenang jasa-jasa almarhum Wakil Presiden RI ke-9 Hamzah Haz saat bersama-sama menjabat di pemerintahan.

SBY dan Hamzah Haz mengelola krisis dan melakukan reformasi bersama-sama pada tingkat pertama. Mereka juga menjabat sebagai menteri pada era Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri.

SBY mengakui kenangan indah dengan Hamzah Haz, yang memiliki passion dalam memajukan pendidikan, kesehatan, kegiatan sosial, dan dakwah Islam. Hamzah Haz juga peduli terhadap perekonomian, investasi, dan anggaran negara.

Jenazah Hamzah Haz dimakamkan di sebelah pusara istrinya di area Yayasan Al-Ikhlas. Semoga jasa beliau tercatat abadi di dalam sejarah. Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Generasi Milenial dan Generasi Z

Generasi Milenial dan Generasi Z

Generasi Milenial dan Generasi Z adalah pembaca setia artikel ini. Mereka ingin membaca ringkasan yang menarik dan viral.

Dalam membuat ringkasan, penting untuk memancing minat pembaca dengan judul_ais yang menarik. Gunakan bahasa sosial media yang ramah dan mudah dipahami.

Metode bercerita dalam ringkasan juga penting untuk membuat pembaca antusias. Buatlah konteks utama yang menarik dengan kalimat yang singkat dan mengundang pembaca untuk lanjut membaca.

Dalam kesimpulan, penting bagi pembaca untuk geser ke atas dan menemukan ringkasan menarik lainnya. Selamat membaca!

Geser👉
Dalam Sehari Bali Untung Rp1 Miliar dari Kunjungan Turis, Pemprov Tegaskan Belum Optimal

Pungutan Wisman di Bali Belum Optimal

Pungutan bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk Pulau Bali belum optimal.

Pendapatan pungutan wisman saat ini mencapai Rp164.995.000.000, namun baru 40 persen dari total wisman yang datang.

Minimnya penerimaan disebabkan belum maksimalnya pemasangan alat pindai otomatis di bandara, yang terkendala regulasi.

Pihak Dinas Pariwisata menempatkan counter pungutan wisman di Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk mengecek pembayaran wisman.

Geser👉
Istana Mulai Siapkan Furnitur untuk Jokowi Berkantor di IKN

Jokowi Akan Berkantor di Ibu Kota Nusantara

Presiden Jokowi akan berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Furnitur seperti kursi, meja, dan lampu telah disiapkan di Kantor Presiden, IKN.

Jokowi akan meresmikan jalan Tol IKN pada 28 Juli 2024 dan akan mengunjungi IKN sebelum HUT ke-79 RI pada 17 Agustus 2024.

Ringkasan lainnya menarik menanti Anda. Geser Ke Atas!

Geser👉
Waspada Penyakit Menular Cacar Api Bisa Sebabkan Kebutaan, Banyak Menyerang Usia 45-64 Tahun

Generasi Milenial dan Generasi Z: Apa yang Perlu Kita Ketahui?

Generasi Milenial dan Generasi Z, dua generasi yang sering menjadi sorotan dalam berbagai aspek kehidupan. Apa yang membuat mereka begitu istimewa?

Generasi Milenial lahir antara tahun 1981 hingga 1996, sedangkan Generasi Z lahir setelah tahun 1997. Kedua generasi ini memiliki perbedaan karakteristik yang mencolok.

Generasi Milenial cenderung lebih ambisius, kreatif, dan terbuka terhadap perubahan. Sementara itu, Generasi Z lebih mengutamakan keseimbangan hidup, teknologi, dan memiliki kemampuan multitasking yang tinggi.

Dalam dunia kerja, Generasi Milenial dan Generasi Z membawa dampak yang signifikan. Mereka memiliki kebutuhan yang berbeda dalam hal fleksibilitas, pengakuan, dan kesempatan untuk berkembang. Geser ke atas untuk menemukan ringkasan menarik lain dengan topik berbeda.

Geser👉
Dinas Perhubungan Bali Evaluasi Aturan Layang-Layang

Dinas Perhubungan Bali Evaluasi Aturan Layang-Layang

Dinas Perhubungan Bali sedang melakukan evaluasi terhadap Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali tentang larangan menaikkan layang-layang dan permainan serupa. Evaluasi ini dilakukan setelah terjadinya insiden helikopter jatuh di Banjar Suluban, Desa Pecatu, Kuta Selatan.

Kepala Dishub Bali, IGW Samsi Gunarta, menyatakan bahwa aturan mengenai layang-layang dan pengaturan lalu lintas helikopter wisata harus diatur untuk mencegah terjadinya insiden serupa. Dishub Bali juga menunggu hasil investigasi Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebelum melakukan evaluasi Perda Layang-Layang.

Dalam Perda tersebut, belum ada aturan mengenai perlintasan helikopter wisata karena aturan tersebut berada di Kementerian Perhubungan. Namun, Samsi menyatakan bahwa perkembangan pariwisata helikopter di Bali membutuhkan pengaturan yang lebih baik dalam Perda tersebut.

Dishub Bali berharap hasil investigasi KNKT dapat memberikan informasi yang berguna untuk mengatasi masalah ini. Pembaca juga diundang untuk melihat ringkasan menarik lainnya dengan topik berbeda. Geser ke atas!

Geser👉
FOTO: Prajurit TNI Antar Jenazah Almarhum Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz ke Peristirahatan Terakhir di Bogor

Prajurit TNI Antar Jenazah Almarhum Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz ke Peristirahatan Terakhir

Prajurit TNI mengusung peti jenazah almarhum Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz dengan penuh khidmat di Jakarta.

Upacara persemayaman jenazah dilakukan secara militer di kediamannya di Jakarta Timur, dihadiri oleh keluarga, pejabat negara, dan tokoh masyarakat.

Setelah upacara persemayaman, jenazah Hamzah Haz akan dibawa ke tempat peristirahatan terakhir di Cisarua, Bogor, dengan upacara militer sebagai penghormatan terakhir dari negara.

Bergabunglah dengan kami untuk membaca ringkasan menarik lainnya dengan topik berbeda. Geser ke atas!

Geser👉
KPK Geledah Kantor Ditjen Minerba Terkait Kasus Gratifikasi

KPK Geledah Kantor Ditjen Minerba Terkait Kasus Gratifikasi

Tim KPK melakukan penggeledahan di kantor Ditjen Minerba terkait kasus dugaan gratifikasi dan TPPU mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba.

Kasus ini berhubungan dengan kasus suap yang dilakukan oleh eks Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara Muhaimin Syarif kepada AGK untuk izin usaha tambang.

Muhaimin Syarif adalah makelar dari 37 perusahaan yang mendapatkan izin dari Kasuba tanpa prosedur yang sesuai.

Proses penggeledahan masih berlangsung dan belum ada hasil yang disampaikan oleh KPK.

Geser👉
Viral Pengemudi Taksi Online di Kendari Dibacok hingga Tewas, Pelaku Pernah Dirawat di RSJ

Video Pembacokan Pengemudi Taksi Online Viral

Sebuah video pembacokan terhadap pengemudi taksi online viral di media sosial.

Pelaku pembacokan inisial LK ternyata pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Kendari.

Warga berhasil menghentikan tindakan LK yang membacok korban hingga akhirnya meninggal dunia.

Pelaku akhirnya ditangkap dan senjata tajamnya diserahkan ke polisi.

Geser👉
VIDEO: Kocak Marshel Widianto Hormat 'Rispek Abangku' ke AHY, Diusung Demokrat di Pilkada Tangsel

Marshel Widianto Hormat 'Rispek Abangku' ke AHY

Marshel Widianto memberikan hormat kepada AHY setelah DPP Partai Demokrat memberikan surat rekomendasi kepada pasangan Ahmad Riza Patria dan Marshel Widianto.

Partai Demokrat secara resmi mendukung Ahmad Riza dan Marshel sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan 2024.

Surat rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Riza dan Marshel di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat.

Marshel Widianto memberikan hormat kepada AHY, menandakan dukungan dan hubungan yang baik antara keduanya. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya!

Geser👉