Pemerintah diminta tak berlindung di balik kondisi ekonomi global
Merdeka.com - Pemerintah diminta untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Pertumbuhan ekonomi yang lesu dan nilai tukar rupiah loyo bisa menjadi ancaman.
Akibatnya, daya beli masyarakat menjadi menurun. Ditambah ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Pemerintah tidak bisa lagi berlindung di balik kondisi perekonomian global yang melambat, tetapi juga harus melihat kondisi internal, banyak persoalan ekonomi terdapat di dalam negeri yang memiliki potensi untuk menjadi masalah besar di kemudian hari," kata Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad di Jakarta, Minggu (6/9).
Banyak faktor lain seperti, mahalnya biaya hidup, tetapi di sisi lain pendapatan masyarakat tidak meningkat. "Dampak terbesarnya adalah perusahaan akan melakukan PHK, yang dikhawatirkan akan menimbulkan kerawanan sosial di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.
Jika pemerintah tidak bertindak, maka akan menimbulkan banyak pengangguran dan kemiskinan. "Tentu saja kondisi ini sangat rentan bagi stabilitas ekonomi dan sosial," jelasnya.
Pemerintah perlu menyiapkan segera kebijakan-kebijakan jangka pendek bersifat efektif, tepat sasaran dan konsisten. Hal itu dilakukan sebagai solusi jangka pendek untuk meredam dampak dari kondisi ekonomi yang semakin memburuk. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya