Pabrik sarung tangan di Medan terbakar, 2 tewas
Merdeka.com - Kebakaran hebat terjadi di pabrik sarung tangan PT Indoglove di Kawasan Industri Medan (KIM) I, Kamis (1/11) malam. Sedikitnya dua orang tewas dan 11 lainnya luka-luka menyusul amuk si jago merah kali ini.
Kapolres Belawan AKBP Hendro Kriswanto mengatakan, berdasarkan informasi yang terkumpul sementara, api diduga berasal dari mesin yang tiba-tiba meledak sekitar pukul 20.00 WIB.
"Akibat kejadian ini dua orang meninggal dunia dan ada 11 orang yang mengalami luka bakar," ucapnya.
Dua orang ditemukan tewas dalam kondisi gosong. Keduanya sudah dibawa ke Instalasi Kamar Jenazah RSUD Pirngadi Medan.
Sementara itu, terdapat sembilan korban luka yang dilarikan ke dua rumah sakit di Jalan Yos Sudarso, Medan. Delapan orang dirawat di RS Mitra Medika dan seorang di RS Martha Friska.
Korban yang dirawat di RS Martha Friska diketahui bernama Arta Uli Rajagukguk (25). Perempuan ini mengalami luka bakar serius di bagian wajah dan lengan.
Sementara itu, dua dari delapan korban yang dirawat di RS Mitra Medika, yaitu Rahmiana (31) dan Marisi (32), mengalami luka bakar sekitar 60 persen. Keduanya harus dirawat di ICU.
"Marisi yang paling banyak lukanya," ujar dr Guntur Sitepu yang merawat korban.
Enam orang korban lainnya mengalami luka bakar 15-25 persen, yaitu M Yusuf, Astuti (20), Megawati (38), Elida Manurung (36), dan Rahmiyah (31). Dua lainnya, Juliati dan Reny Angraini (27) diperkenankan pulang karena lukanya tidak terlalu parah.
Hingga tengah malam, si jago merah belum berhasil dipadamkan. Padahal, belasan unit mobil pemadam kebakaran bolak-balik untuk mendukung tugas personel pemadam yang diterjunkan ke pabrik yang ada di Jalan Ternate, Mabar, itu. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya