KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Mereka dibuat gerah kabar jutaan buruh China ilegal serbu Indonesia

Minggu, 25 Desember 2016 06:31 Reporter : Henny Rachma Sari, Fikri Faqih
Pekerja China ilegal di PLTU Kukar. ©2016 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Belakangan ini isu serbuan tenaga kerja asing asal China kembali bergema di dalam negeri. Tak tanggung-tanggung, kabar menyebut jika 10 juta buruh China menyerbu Indonesia secara ilegal.

Kabar tersebut pun praktis membuat gerah sejumlah pihak tak terkecuali Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Direktorat Jenderal Keimigrasian.

Secara tegas, Jokowi menyebut jika warga China yang selama ini masuk ke Indonesia didominasi oleh para pelancong. "Jangan diplesetkan, itu turis, yang dari Tiongkok itu turis, jangan diplesetkan mentang-mentang medsos tidak banyak diawasi," tegas Jokowi beberapa waktu lalu.

Jokowi mengatakan, saat ini pemerintah tengah serius menarik wisatawan mancanegara (wisman) asal China. Targetnya, 10 juta turis asal China datang ke Indonesia.

"Dari China itu, setiap tahun keluar 150 juta turis, yang banyak menyerap itu Amerika dan Eropa. Saya minta khusus dari China 10 juta," kata Jokowi.

Jokowi mengaku sudah menandatangani perjanjian dengan Pemerintah China terkait peningkatan kunjungan wisman asal negeri tirai bambu itu ke tanah air.

Sedangkan, untuk tenaga kerja sendiri, Jokowi mengungkapkan terdapat 21.000 asal China.

"Banyak yang bersuara Tiongkok yang masuk ke Indonesia 10 juta, 20 juta juga itu yang ngitung kapan? Itungan kita 21.000. Sangat kecil sekali. Jangan ditambahi nol terlalu banyak," ungkapnya

Menurut Jokowi, rumor 10 juta tenaga kerja asing masuk Indonesia dianggapnya salah sasaran. Sebab, angka sebesar itu merupakan target dari pemerintah untuk dapat mendatangkan turis ke Indonesia. [rhm] SELANJUTNYA

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.