Mengurai Peran 4 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Rabu, 10 Agustus 2022 09:54 Reporter : Ya'cob Billiocta
Mengurai Peran 4 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Mantan kadiv propam ferdy sambo. ©2020 Merdeka.com/antara

Merdeka.com - Tabir kasus kematian Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo semakin terbuka. Hingga Rabu (10/8), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan empat tersangka.

Para tersangka dijerat dengan dua pasal berbeda. Pertama pasal pembunuhan sebagaimana diatur dalam pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) junto 55 dan 56. Kemudian kedua pasal pembunuhan berencana seperti tertuang dalam pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56.

Keempat tersangka adalah Bharada RE atau E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Brigadir RR alias Ricky Rizal, KM alias Kuwat Maruf, dan Irjen FS alias Ferdy Sambo.

Berdasarkan hasil pendalaman, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa tidak ada insiden tembak menembak dalam kasus kematian Brigadir J.

"Kemarin kita telah tetapkan tiga orang tersangka, yaitu saudara RE, saudara RR dan saudara KM. Tadi pagi (kemarin Selasa) dilaksanakan gelar perkara dan timsus telah memutuskan untuk menetapkan saudara FS sebagai tersangka," kata Kapolri saat jumpa pers di Rupatama Mabes Polri, Selasa (9/8).

Berikut peran empat tersangka:

2 dari 5 halaman

Bharada E

Polri menetapkan Bharada E sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Penyidik menetapkan Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 KUHP jo 55 dan 56 KUHP," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (3/8).

Pasal 338 KUHP berbunyi "Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun."

Sementara jo atau penyertaan Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP yakni dimaknai terdiri dari 'pembuat' yaitu orang yang memberikan perintah, 'penyuruh' yaitu orang yang bersama-sama melakukan, 'pembuat peserta' yaitu orang yang memberi perintah dengan sengaja, 'pembuat penganjur' dan 'pembantu'.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerangkan peran Bharada E dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, Bharada E diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

"Tim khusus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa menembakkan terhadap saudara J, meninggal dunia yang dilakukan saudara RE yang dilakukan atas perintah saudara FS," kata Sigit, Selasa kemarin.

3 dari 5 halaman

Brigadir RR

Polri menetapkan Brigadir RR, ajudan Putri Chandrawathi, istri Irjen Pol Ferdy Sambo, sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Dia kini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri.

"Namanya sudah ditahan, pasti sudah tersangka," kata Ketua Tim Penyidik Timsus Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi di Bareskrim Polri, Minggu (7/8).

Andi Rian yang juga Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri itu menyebutkan, Brigadir RR disangkakan dengan Pasal 340 KUHP karena diduga melakukan pembunuhan berencana.

"(RR disangkakan) dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP," katanya.

RR berperan sebagai pihak yang turut membantu dan menyaksikan penembakan terhadap Brigadir J.

4 dari 5 halaman

KM

Tersangka ketiga adalah KM alias Kuwat Maruf. Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM merupakan sopir dari Istri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawati.

Dalam peristiwa kematian Brigadir J, KM dijerat pasal 340 KUHP seperti Brigadir RR.

"Berdasarkan peran dijerat Pasal 340 Jo 338 Jo 55 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara 20 tahun," kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto di Mabes Polri, Selasa (9/8).

Sedangkan peran KM sama dengan Brigadir RR, turut membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir J.

5 dari 5 halaman

Irjen Pol Ferdy Sambo

Polri menetapkan Sambo sebagai tersangka kematian Brigadir J. Ferdy Sambo memberikan perintah untuk menghabisi Brigadir J. Sambo pun dijerat pasal pembunuhan berencana.

"Berdasarkan peran dijerat Pasal 340 subsider 338 Jo 55 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara 20 tahun," kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto di Mabes Polri, Selasa (9/8).

Agus mengatakan Sambo memerintahkan anak buahnya untuk menghabisi Brigadir J. Bharada E berperan melakukan penembakan terhadap Brigadir J. RR Turut membantu dan menyaksikan penembakan. KM juga turut membantu dan menyaksikan penembakan.

"Irjen FS melakukan penembakan ke dinding untuk menskenariokan seolah-olah terjadi baku tembak," katanya. [cob]

Baca juga:
Dua Fakta Penting Belum Diungkap Kapolri di Kasus Pembunuhan Brigadir J
Respons Kubu Brigadir J usai Irjen Ferdy Sambo Jadi Tersangka
Ada Upaya Adu Domba TNI & Polri di Video Hoaks Serda Ucok Cari Pembunuh Brigadir J
Mahfud MD: Pengungkapan Kasus Kematian Brigadir J Seperti Ibu Hamil Terpaksa Dicesar
Menanti Polri Ungkap Motif Penembakan Brigadir J, Bukan Pelecehan Seksual?
Kapolri Perintahkan Timsus Periksa Ferdy Sambo Terkait Dugaan Hilangkan Barang Bukti

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini