Mengenal Warna Baret Satuan TNI Bertugas Amankan Aksi di Jakarta

Selasa, 28 Mei 2019 05:30 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Mengenal Warna Baret Satuan TNI Bertugas Amankan Aksi di Jakarta Pasukan elit TNI. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Para personel TNI ikut diterjunkan untuk membantu anggota Polri dalam mengamankan aksi 22 Mei di Jakarta. Pasukan yang diterjunkan dari tiga satuan, TNI AL, TNI AU dan TNI AD.

Masing-masing satuan anggota TNI yang diterjunkan memiliki identitas berbeda-beda. Hal itu bisa dilihat dari warna baret personel TNI. Ada yang baret ungu hingga baret hitam. Apa maknanya? Berikut ulasannya:

1 dari 4 halaman

Marinir dengan Baret Ungu

baret ungu rev2

Pasukan TNI yang menggunakan baret berwarna ungu adalah Korps Marinir dari elite TNI AL. Ada banyak asal-usul dipilihnya warna ungu untuk baret Marinir. Mulai dari terinspirasi dari selendang Nyai Roro, karena selendang ungu milik sang Ratu Pantai Selatan itu diyakini mampu memberikan perlindungan dan pengamanan. Hingga warna bunga Bougenville telah gugur sebelum layu.

Namun sejarah mencatat warna ungu dipakai oleh Korps Marinir (ketika masih bernama KKO-AL) tahun 1958. Saat itu bentuknya masih berupa pita sebagai kode pengamanan. Baret warna ungu untuk pertama kalinya dipergunakan oleh Batalyon-1 KKO-AL dalam Operasi Alugoro di Aceh.

2 dari 4 halaman

Korpaskhas dengan Baret Jingga

baret jingga rev2

Pasukan TNI yang menggunakan baret Jingga adalah Korps Pasukan Khas atau Kopaskhas dari elit TNI AL. Dipilihnya warna jingga karena memiliki arti tersendiri.

Dikutip dari TNI-AU.mil.id, warna jingga merupakan perpaduan dari warna merah dan kuning. Warna merah bermakna keberanian dan kerelaan berkorban sedangkan warna kuning bermakna kejujuran dan keluhuran budi.

Warna hitam yang mendasari Baret Jingga bermakna keteguhan hati. Warna jingga pada Baret Paskhas bermakna bahwa para prajurit Paskhas mempunyai jiwa keberanian dan jiwa kerelaan berkorban yang tinggi didukung dengan keteguhan hati yang mantap.

3 dari 4 halaman

Kostrad dengan Baret Hijau

baret hijau rev2

Salah satu pasukan TNI AD, Kostrad (Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat), ikut terjun amankan aksi 22 Mei di Jakarta. Mereka menggunakan baret hijau saat menjalankan tugas.

Tak hanya Kostrad, pasukan Infanteri dan Mabesad juga menggunakan baret hijau. Untuk membedakannya, pasukan Kostrad menggunakan baret hijau dengan lambang Cakra Sapta Agni.

Untuk pasukan Infanteri menggunakan baret hijau dengan lambang Yudha Wastu Pramuka. Sedangkan Mabesad (Markas Besar Angkatan Darat), warna hijau dengan lambang Kartika Eka Paksi.

4 dari 4 halaman

Kavaleri dengan Baret Hitam

baret hitam rev2

Pasukan Kavaleri atau pasukan lapis baja dengan baret hitam ikut terjun amankan aksi 22 Mei. Biasanya mereka menggunakan kendaraan lapis baja seperti tank dan panser saat situasi tak kondusif. Namun jika situasi kondusif, mereka hanya berjaga saja.

Pasukan Kavaleri menggunakan baret hitam dengan lambang Tri Daya Cakti. Kavaleri berada di bawah Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal. [has]

Baca juga:
TNI Turunkan Level Pengamanan di Jakarta Jadi Siaga 4
Beri Dukungan, Sejumlah Artis Bagikan Takjil buat TNI-Polri di Depan MK
Karangan Bunga Ucapan Terima kasih Untuk TNI-Polri di Bawaslu
Deretan Helikopter Serbu Canggih yang Dimiliki Penerbad TNI AD
Kisah Marinir TNI AL, Dicintai Saat Redakan Kerusuhan Mei 98 dan 2019
Prajurit TNI Salat Berjemaah di Tengah Aksi 22 Mei

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini