Komisi I DPR Ingatkan Wartawan Peduli Keselamatan Diri dari Covid-19

Jumat, 10 April 2020 17:06 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Komisi I DPR Ingatkan Wartawan Peduli Keselamatan Diri dari Covid-19 Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid. ©2020 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengajak wartawan lebih peduli akan keselamatan diri saat mewartakan informasi di lapangan terutama informasi yang berhubungan dengan Covid-19. Dia mengaku risau saat mendapat kabar adanya sejumlah wartawan yang dinyatakan positif Covid-19 karena masih harus bertugas di lapangan.

"Kepada para wartawan yang menjadi garda terdepan di saat pandemi seperti saat ini, kami mohon juga untuk melakukan disiplin mandiri (self discipline) dalam peliputan-peliputan terkhusus liputan Covid-19," kata Meutya di kantor BNPB, Jakarta, Jumat (10/4).

Meutya menilai bahwa wartawan telah menjadi pilar yang sangat penting untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat khususnya saat kondisi sekarang. Oleh karena itu, dia mengimbau agar wartawan selalu menjaga jarak aman dalam melakukan tugasnya.

"Teman-teman, selama tidak bertugas (di luar) bisa melakukan pelaporan-pelaporan dimana memungkinkan melalui di rumah saja. Tentu ikut juga mendukung kebijakan-kebijakan yang kita harapkan bisa mengamankan diri dan keluarga dari teman-teman wartawan itu sendiri," kata Meutya.

"Komisi I menilai bahwa peran wartawan ini menjadi amat sangat penting, tadi kami juga titipkan kepada Kepala Gugus Tugas Covid-19 (Doni Monardo) untuk juga memperhatikan teman-teman wartawan terkhusus pada peliputan-peliputan Covid-19," tambahnya.

1 dari 1 halaman

Ia berpesan agar ke depan penyelenggara konferensi pers mematuhi protokol kesehatan yang selama ini sudah disampaikan oleh Gugus Tugas Covid-19.

Dia menyebut, banyak metode peliputan yang bisa dilakukan tanpa harus mengambil risiko dengan berkerumun di lapangan, misalnya melalui televisi pool, televisi streaming, telepon seluler, dan sebagainya.

"Tidak boleh lagi ada wartawan dibiarkan berkerumun, sehingga dapat menjadi potensi penyebaran COVID-19," kata Meutya.

Meutya juga meminta kepada Perusahaan Pers tempat wartawan bekerja agar selalu membekali wartawan dengan edukasi dan tata cara melakukan peliputan lapangan dengan metode jaga jarak aman fisik.

"Terhadap Perusahaan Pers agar berperan bertanggung jawab untuk mengedukasi para wartawannya untuk juga melakukan physical distancing untuk keamanan bersama," pungkasnya. [bal]

Baca juga:
Hari Pertama PSBB, Jalan Protokol Jakarta Lengang
DPR Bentuk Tim Pengawas untuk Awasi Penggunaan Anggaran Virus Corona Rp405 T
Gorontalo Jadi Provinsi Ke-34 Terpapar Corona, Total Kasus Positif 3.512 Orang
Bobobox & Li Ka Shing Foundation Sumbang 100 Kapsul Tempat Tidur untuk Tenaga Medis
Pasal 27 Perppu Corona Seperti di Perppu JPSK Era SBY yang Ditolak DPR
TVRI Siarkan Program Belajar dari Rumah Mulai Pekan Depan, Berikut Jadwalnya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini