Kasal Ajukan Pengangkatan KRI Nanggala 402 Dari Kedalaman 838 Meter

Minggu, 25 April 2021 18:47 Reporter : Ahda Bayhaqi
Kasal Ajukan Pengangkatan KRI Nanggala 402 Dari Kedalaman 838 Meter KRI Nanggala 402. ©Handout/INDONESIA MILITARY/AFP

Merdeka.com - Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan, pihaknya akan berusaha mengangkat kapal selam KRI Nanggala 402. Namun, masih menunggu keputusan pemerintah.

Yudo mengatakan, organisasi International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO) menawarkan untuk membantu mengangkat KRI Nanggala 402 yang telah dinyatakan tenggelam (sub sunk).

"Kita akan berusaha untuk bisa mengangkat kapal ini walaupun dengan kedalaman 838 meter tadi dan tentunya dalam organisasi ISMERLO juga ada rekan-rekan kita dari luar menawarkan ini," ujar Yudo dalam konferensi pers, Minggu (25/4).

Yudo mengatakan, pemerintah yang berhak memutuskan apakah KRI Nanggala 402 bakal diangkat atau tidak. Kasal sudah mengajukan ke Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan diteruskan ke pemerintah.

"Namun demikian karena ini perlu keputusan pemerintah tentunya saya akan mengajukan ke Panglima TNI yang secara berjenjang ke atas nanti walaupun sudah ada keputusan kita akan angkat," ujar Yudo.

Korps Hiu Kencana juga meminta agar KRI Nanggala 402 ini bisa diangkat. "Tadi juga warga Hiu Kencana meminta untuk kapal ini bisa diangkat, ini langkah yang akan kita ajukan ke atas," kata Yudo.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kabar duka terkait tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402. Panglima TNI memastikan seluruh awak yang berada dalam kapal selam tersebut meninggal dunia. Berdasarkan informasi, ada 53 orang yang berada di dalam KRI Nanggala 402.

"Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala 402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," tutur Hadi dalam konferensi pers di Badung, Bali, Minggu (25/4).

Kasal Laksamana Yudo Margono menyatakan, KRI Nanggala 402 terbelah menjadi beberapa bagian. Hal tersebut berdasarkan hasil pemindaian dari KRI Rigel dibantu oleh MV Swift Rescue yang mengeluarkan ROV.

"Jadi di sana KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian," kata Yudo.

Berdasarkan ROV dari MV Swift Rescue, ditemukan bagian KRI Nanggala 402. Lokasinya di kedalaman 838 meter. Tepatnya 1.500 yard dari datum satu tempat tenggelamnya KRI Nanggala 402. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini