Jokowi perintahkan Menteri PUPR bangun rusun untuk santri di Garut tahun depan
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengunjungi Pondok Pesantren Darul Arqam di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (17/10). Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir membanggakan peran pondok pesantren termasuk Ponpes Darul Arqam yang banyak melahirkan pemikiran-pemikir cemerlang.
"Karena itu kami akan terus menggerakkan seluruh institusi pendidikan Muhammadiyah agar menjadi lembaga pendidikan yang punya daya kompetisi tinggi, kemudian unggul punya kekuatan komparasi dan tidak kalah pentingnya melahirkan kader yang berkarakter bagi masa depan Indonesia," katanya ketika menghadiri Rakornas Pondok Pesantren Muhammadiyah II di Ponpes Darul Arqam Garut seperti dilansir Antara.
Dia menceritakan, Ponpes Darul Arqam memiliki luas lahan tujuh hektare. Ada rancangan untuk membangun rusunawa atau asrama besar untuk menampung santri.
"Ini mumpung ada Menteri PUPR, ponpes ini juga mau bikin rumah sakit dan perluasan area sehingga Insya Allah dengan doa kita semua apa yang diharapkan dan dirancang oleh Darul Arqam Muhammadiyah dan seluruh Pondok Pesantren Muhammadiyah bisa menjadi terwujud dan itu tidak lain untuk membawa Indonesia berkemajuan," katanya.
Presiden Jokowi langsung menjawab permintaan Haedar. Dia menjanjikan pembangunan rumah susun (rusun) untuk para santri. "Tapi saya ingim bertanya dulu yang dibutuhkan berapa? Satu? Wah alhamdulillah kalau cuma satu, saya sanggupi," ujar Presiden Jokowi.
Kepala Negara meminta agar rusun itu sudah mulai dikerjakan tahun depan. "Pak Menteri PUPR, awal tahun mulai dikerjakan," katanya.
Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga meletakkan batu pertama perluasan poliklinik menjadi rumah sakit PKU Muhammadiyah Garut. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya