Jalan Panjang dan Rusak Menuju Pantai Biduk-Biduk Kaltim

Rabu, 6 November 2019 04:32 Reporter : Saud Rosadi
Jalan Panjang dan Rusak Menuju Pantai Biduk-Biduk Kaltim Pantai Biduk-Biduk Kaltim. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kecamatan Biduk-Biduk, jadi salah satu destinasi wisata andalan bagi Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Namun sayang, akses jalan ke Biduk-Biduk, yang berada di bagian timur Kalimantan Timur itu tidaklah begitu mulus.

Merdeka.com pada Senin (4/11), berkesempatan mengunjungi Pantai Biduk-Biduk. Berangkat dari Bandara APT Pranoto di Samarinda, diperlukan sekitar 45 menit ke Bandara Kalimarau, Berau, menggunakan transportasi udara.

Perjalanan masih jauh. Estimasi menuju ke Teluk Sumbang sebagai tujuan utama memerlukan waktu hingga 7-8 jam. Perjalanan pun dimulai pukul 13.38 WITA dari Tanjung Redeb, dan tiba di Biduk-Biduk pukul 20.39 WITA.

Sepanjang perjalanan, melalui hutan lebat khas tropis di kiri kanan jalan yang masuk dalam wilayah empat kecamatan. Namun sayang akses jalan tidak mulus. Terutama melalui kecamatan Sambaliung, kecamatan Tabalar hingga kecamatan Talisayan.

"Kalau warga Berau sendiri, utamanya dari Tanjung Redeb sebagai pusat pemerintahan kabupaten malas ke Biduk-Biduk, karena sudah lama jalannya rusak," kata warga Tanjung Redeb, Yaya (42) kepada merdeka.com, Selasa (5/11).

Turis asing, lanjut Yaya, lebih dominan menyukai jalur laut menuju ke Biduk-Biduk, meski merogoh kocek lebih dalam untuk mencarter speedboat. "Sekitar Rp 10 juta carter dari Tanjung Batu ke Biduk-Biduk. Carter speedboat," ujar Yaya.

Biduk-Biduk punya wisata tidak kalah menarik. Selain pantai berpasir putih, juga memiliki wisata Labuan Cermin yang begitu bening hingga bisa buat bercermin.

"Juga di Talisayan, kan ada juga hiu tutul yang bisa diajak berenang bareng. Itu kan disukai turis asing maupun wisatawan lokal. Ya itu tadi, kebanyakan ke lokasi wisata itu justru dari warga Berau sendiri, malas mendatangi karena jalan rusak," tambah Yaya.

Yaya berharap, dengan terpilihnya Kaltim menjadi calon ibu kota baru, menjadikan destinasi wisata di antaranya Berau, semakin ramai. "Yang penting itu, akses jalan ke Biduk-Biduk, harus diperbaiki. Karena Biduk-Biduk ini, baru ramai kalau liburan lebaran dan liburan akhir tahun saja," demikian Yaya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini