Hamil 15 Minggu, Seorang Jemaah Haji asal Wajo Batal Berangkat

Kamis, 23 Juni 2022 16:08 Reporter : Ihwan Fajar
Hamil 15 Minggu, Seorang Jemaah Haji asal Wajo Batal Berangkat Jemaah haji Embarkasi Makassar. ©2022 Merdeka.com/Ihwan Fajar

Merdeka.com - Seorang jemaah calon haji (JCH) kelompok terbang (Kloter) 5 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Wajo bernama Tenri Sau Mana (45) batal berangkat ke tanah suci akibat hamil 15 minggu. Pembatalan keberangkatan berdasarkan regulasi yang dibuat Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Dia jemaah dari Wajo, usia 45-an. Dia seharusnya berangkat sama suaminya," ujar Kepala Bidang Pelaksanaan Haji dan Umrah Kemenag Sulsel Ikbal Ismail saat ditemui di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (23/6).

Ikbal mengatakan berdasarkan regulasi, JCH yang usia kehamilannya 1-16 minggu tidak bisa diberangkatkan. Selain itu, usia kehamilan 26 minggu ke atas juga tidak boleh diberangkatkan melaksanakan ibadah haji.

"Kalau usia kehamilannya 16-26 minggu masih boleh diberangkatkan. Kenapa begitu? Ini untuk JCH yang hamil tidak mengalami keguguran," sebutnya.

2 dari 2 halaman

Berangkat Tahun Depan

Ikbal mengaku Tenri Sau Mana baru diketahui dalam kondisi hamil saat dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) saat tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar. Saat pemeriksaan kesehatan di Kabupaten Wajo, JCH belum diketahui dalam kondisi hamil.

"Kemarin terdeteksi juga setelah pemeriksaan urine dan hasilnya positif hamil. Karena JCH itu masih ragu (kondisi hamil), makanya dirujuk ke Rumah Sakit Ananda diperiksa rontgen (Ultrasonografi) dan diketahui umurnya 15 minggu belum sampai 16," ungkapnya.

Akibatnya, keberangkatan Tenri Sau Mana digantikan JCH lain yang masuk daftar cadangan. Ikbal menyebut, keberangkatan Tenri Sau Mana akan dialihkan jadi tahun depan.

"Iya, diganti oleh cadangan yang sudah melunasi (biaya haji). Cadangan kami siapkan 20 persen begitu ada masalah. Jadi JCH yang hamil itu akan jadi CJH prioritas untuk tahun depan," kata dia.

Hingga kloter 8, kata dia, baru satu JCH yang batal melaksanakan rukun Islam kelima pada tahun ini. Selain itu, terdapat satu JCH tertunda keberangkatan akibat positif Covid-19. [yan]

Baca juga:
Ada Layanan Resmi Pendorong Kursi Roda di Masjidil Haram, Ini Cara dan Tarifnya
Update Haji 2022, 57.100 Jemaah Indonesia Tiba di Tanah Suci
Penjual Kartu Perdana di Bandara King Abdul Aziz Ganggu Aktivitas Jemaah Haji
Jadwal Melempar Jumrah Jemaah Haji Indonesia Dibagi Dua

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini