Gerakan media sosial panasi perseteruan pendukung Jokowi dan Prabowo
Merdeka.com - Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto akan maju dalam pemilihan presiden 2019. Meski masih tahun depan, namun aroma perseteruan antar pendukung mulai bermunculan.
Para pendukung dua tokoh tersebut saling membuat gerakan sehingga meramaikan berbagai media sosial. Meski beda pilihan, diharapkan tetap bersatu dan damai. Berikut ini gerakan di medsos yang bikin panas pendukung Jokowi dan Prabowo.
#2019gantipresiden
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comGerakan #2019gantipresiden viral di media sosial. Salah satu yang memotori hastag ini adalah Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yaitu Mardani Ali Sera. Tak cuma di medsos, gerakan ini muncul dalam bentuk kaos dan atribut lainnya.
"Gerakan #2019GantiPresiden merupakan antitesa dari gerakan yang sudah bergulir yaitu 'Dua Periode' untuk Pak Jokowi. Ini juga gerakan sah, legal dan konstitusional," kata Mardani beberapa waktu lalu.
#2019TetapJokowi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPara pendukung Jokowi tak tinggal diam dengan munculnya gerakan #2019gantipresiden. Mereka kemudian mendeklarasikan gerakan #2019TetapJokowi.
Gerakan ini merupakan harapan agar Presiden Jokowi bisa kembali menang di Pemilu 2019.
#2019PrabowoPresiden
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMedia sosial khususnya twitter diramaikan dengan gerakan #2019PrabowoPresiden. Gerakan ini dicetuskan oleh para pendukung Prabowo yang berharap Ketua Umum Partai Gerindra itu memenangkan Pilpers 2019.
Selain itu, gerakan ini juga balasan untuk pendukung Jokowi yang mendeklarasikan #2019TetapJokowi.
#Jokowi2Periode
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSaling dukung kepada Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019 terus bergulir. Berbagai upaya mulai dilakukan oleh masing-masing pendukung. Salah satunya dengan mendeklarasikan gerakan-gerakan.
Salah satu gerakan yang datang dari pendukung Jokowi adalah #Jokowi2Periode. Dengan adanya gerakan tersebut diharapkan Presiden Jokowi bakal kembali melanjutkan tugasnya selama 5 tahun ke depan.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya