Gara-gara salah tulis nama, PNS ketahuan catut Kasatpol PP buat minta THR
Merdeka.com - Seorang anggota BPBD Kota Bekasi, berinisial F nekat meminta THR ke perusahaan di wilayah Bekasi Timur. Akibatnya, pegawai di bidang Kesiapan Siagaan itu ditangkap oleh aparat Satpol PP pada Jumat (9/6) kemarin.
Kasat Pol PP Kota Bekasi, Cecep Suherlan mengatakan, kasus itu sedang ditangani oleh Bidang Keamanan dan Ketertiban Umum. Pihaknya juga tengah mempertimbangkan untuk melaporkan F ke kepolisian akibat ulahnya tersebut. "Masih diperiksa secara internal, untuk menggali motifnya," katanya, Sabtu (9/6).
F ditangkap aparat Satpol PP karena mencatut nama instansi tersebut untuk meminta THR kepada perusahaan di Bekasi Timur. Bahkan, F nekat mencatut nama Kasatpol PP, namun nama yang tertera di dalam proposal salah, bukan Cecep Suherlan sebagai pimpinan instansi itu.
"Kabarnya bukan tahun ini saja, tahun lalu juga," ujarnya.
Kepala BPBD Kota Bekasi Haryono menilai, perbuatan anak buahnya berinisial F telah mencoreng instansi pemerintah. Ia mengaku tak akan memberikan tolerasi kepada F karena sudah dilakukan sejak tahun 2016 saat menjelang Idul Fitri.
"Perbuatannya bikin malu saja padahal banyak tenaga kerja kontrak (TKK) yang berjuang ingin menjadi PNS," katanya.
Haryono menambahkan, sering memberi pembinaan kepada pegawai yang dianggap membandel, karena melakukan indisipliner terutama kepada F agar bekerja sesuai dengan amanah yang diemban. Namun, dari 20 PNS dan sembilan TKK, hanya F yang kerap berulah.
"Sudah kami berikan teguran secara lisan hingga tertulis tapi tidak ada perubahan. Kami akan koordinasi dengan bagian pegawai agar diberikan sanksi," kata dia. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya