Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara 3 Polisi tewas, Effendi Simbolon makin keras kritik Jokowi

Gara-gara 3 Polisi tewas, Effendi Simbolon makin keras kritik Jokowi PDIP Simbolon. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon kembali mengkritik keras kebijkan Presiden Jokowi. Meski satu partai, Effendi tidak pernah habis dalam mengkritik Presiden Jokowi. Bahkan kini kritik tersebut dilontarkan sangat pedas dan keras.

Effendi menyebut penembakan di Sinak, Papua merupakan ujung dari berbagai masalah yang kompleks di era pemerintah Jokowi. Salah satu masalahnya menurutnya ialah pembebasan visa di Papua.

Efeknya Polsek Sinak diberondong tembakan oleh kelompok bersenjata hingga menewaskan tiga anggota polisi dan 7 senapan dirampas. Effendi malah menyalahkan Presiden Jokowi hingga mengeluarkan kata-kata yang tak pantas ditujukan kepada pemimpin bangsa.

"Itu kan bebas visa itu kebijakan gombal pemerintah Jokowi. Alih-alih mau mencari devisa, devisa apa? Masak devisa 1.000 atau 2.000 dolar dengan mengorbankan negaramu. Itu kan gila. Negara mencari devisa dari pariwisata tapi dengan cara membebaskan visa. Pemerintah apa begitu? Negara ini dibangun dengan darah 350 tahun," kata Effendi saat dihubungi merdeka.com, Senin (28/12).

Menurut Politikus PDIP ini, kericuhan berulang terjadi di Papua karena ada ketidaktegasan Presiden Jokowi. Sebab menurutnya Jokowi terlalu mementingkan lobi politik yang lunak. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP