Draf Final RUU KUHP: Penyebar Hoaks Diancam 6 Tahun Penjara

Rabu, 6 Juli 2022 14:20 Reporter : Henny Rachma Sari
Draf Final RUU KUHP: Penyebar Hoaks Diancam 6 Tahun Penjara Hoaks Informasi Penyaluran Dana Insentif Daerah Tahan 1 2022. Kominfo

Merdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum-HAM) akhirnya menyerahkan draf final RUU KUHP ke DPR, Rabu (6/7).

Dalam draf, tertulis pelaku penyebaran berita bohong alias hoaks terancam pidana 6 tahun penjara. Sedangkan, bagi mereka yang menyebarkan berita bohong mengakibatkan kerusuhan dalam masyarakat terancam pidana 4 tahun penjara.

Berikut isi lengkapnya:

Pasal 263

(1) Setiap Orang yang menyiarkan atau menyebarluaskan berita atau pemberitahuan padahal diketahuinya bahwa berita atau pemberitahuan tersebut bohong yang mengakibatkan kerusuhan dalam masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun atau pidana denda paling banyak kategori V.

(2) Setiap Orang yang menyiarkan atau menyebarluaskan berita atau pemberitahuan padahal patut diduga bahwa berita atau pemberitahuan tersebut adalah bohong yang dapat mengakibatkan kerusuhan dalam masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun atau pidana denda paling banyak kategori IV .

Pasal 264

Setiap orang yang menyiarkan berita yang tidak pasti, berlebih-lebihan, atau yang tidak lengkap sedangkan diketahuinya atau patut diduga, bahwa berita demikian dapat mengakibatkan kerusuhan di masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau pidana denda paling banyak kategori III.

Baca juga:
Draf Final RUU KUHP: Kajian Komunisme Tidak Dipidana Jika untuk Ilmu Pengetahuan
Pemerintah Serahkan Draf RKUHP dan RUU Pemasyarakatan ke Komisi III DPR
Draf Final RUU KUHP: Hina Presiden dan Wapres Terancam Penjara 5 Tahun
Saling Sindir Demokrat-PPP saat Debat soal RKUHP sampai Bawa-Bawa KIB
Pemerintah Serahkan Draf RKUHP dan RUU Permasyarakatan ke DPR
Anggota Komisi III DPR: Draf RKUHP Sekarang Lebih Membantu

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini