Cari musang, Mujiono temukan mayat di sungai Mojokerto

Rabu, 10 Mei 2017 01:04 Reporter : Budi Widayat
Cari musang, Mujiono temukan mayat di sungai Mojokerto Penemuan mayat di sungai Kedung Towok Mojokerto. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Mayat lelaki ditemukan di sungai Kedung Towok, Dusun Brumbung, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jatim, Selasa siang (9/4). Mayat dalam kondisi tertelungkup di pinggir sungai ini pertama kali ditemukan Mujiono, warga setempat, saat hendak mencari musang, sekitar pukul 13.00 WIB.

"Waktu saya cari musang di aliran sungai Kedung Towok, ada mayat tertelungkup dan tersangkut ranting bambu, lalu saya laporkan ke Kepala Dusun dan dilaporkan ke polisi," kata Mujiono.

Kapolsek Trowulan Kompol Sulkan mengatakan, anak buahnya langsung mengecek ke lokasi penemuan mayat setelah mendapat laporan dari masyarakat. Kondisi mayat sudah membusuk dan melepuh, mengenakan kaos warna biru, celana jeans warna biru.

"Benar, setelah kita cek ke lokasi, ada mayat tertelungkup di sungai sedalam 15 meter. Kita langsung berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Mojokerto untuk melakukan pemeriksaan sementara," kata Kompol Sulkan, Kapolsek Trowulan, di lokasi kejadian, Selasa (9/5).

Sulkan menuturkan, dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan tim identifikasi, belum ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan. Namun untuk kepastiannya, polisi menunggu hasil autopsi pihak Rumah Sakit.

"Kita juga menyampaikan ke warga setempat untuk mengenali mayat, karena ada informasi, ada pemuda yang tidak pulang beberapa hari ini," tambah Sulkan.

penemuan mayat di sungai kedung towok mojokerto

Beberpa warga menduga mayat ini merupakan warga setempat yang diketahui beberpa hari tidak pulang. "Kalau dilihat dari fisiknya, mirip anak sini yang sudah beberapa hari tidak pulang, namanya Ibadthurozad (21), karena menurut orang tuanya, dia berpesan supaya pintu rumahnya tidak ditutup," ujar Gunar (50) warga setempat.

Sementara menurut Semawiyah (45), orang tua Ibadthurozad, anaknya keluar rumah sejak hari Sabtu (6/5) kemarin. Saat keluar rumah Ibadthurozad tidak pamit. Keluarga hanya menduga anaknya kerja dan harus lembur.

"Keluar rumah tidak pamit, saya kira kerja lembur ikut truk angkutan material. Biasanya meskipun selesai malam, dia tetap pulang, tapi sudah empat hari ini tidak pulang," jelas Semawiyah.

Setelah melihat mayat yang ditemukan di sungai tersebut, wajahnya mirip dengan wajah anaknya. Namun tidak mengetahui pakaian yang dikenakan saat keluar rumah beberapa hari lalu.

"Kalau wajahnya mirip anak saya, tapi kalau bajunya saya tidak tahu pakai baju apa saat keluar rumah," tambahnya.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Wahidin sudiro husono Kota Mojokerto, untuk dilakukan autopsi.

[noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penemuan Mayat
  3. Mojokerto
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini