Cakil, hacker situs Bawaslu sebut website resmi pemerintah gampang diretas

Jumat, 6 Juli 2018 12:28 Reporter : Nur Habibie
Hacker situs Bawaslu. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Mister Cakil alias DS menilai keamanan yang dimiliki situs resmi pemerintah lemah. Itu sebabnya, pemuda 18 tahun ini dengan mudah 'masuk tanpa diundang' ke situs resmi Bawaslu.

Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini nekat meretas situs resmi Bawaslu untuk mengetes ilmu yang ia dapat dari grup Facebook. Grup tersebut membahas seluk beluk meretas atau me-hack situs.

"Secara random (retasnya) kadang situs kecil dan situs besar. Bangga bisa meretas dan iya sangat lemah situs pemerintah. Ada Universitas juga," ujar Mister Cakil kepada wartawan di Kantor Dit Tipid Siber Bareskrim, Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (6/7).

Cakil yang dibekuk di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur ini berdalih ulahnya hanya iseng.

"Iseng doang enggak ada maksud apa-apa. Nyesel belakangan."

Kasubdit II Dit Tipid Siber Bareskrim Polri Kombes Asep Safrudin menghimbau kepada masyarakat agar tak lagi melakukan peretasan terhadap situs apapun terlebih lagi situs pemerintah.

"Imbauan jangan meretas terhadap situs dan website apapun, karena bisa dijerat UU ITE dan dipidana 10 tahun," imbau Asep.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan pasal pasal 46 ayat 1 ayat 2 dan ayat 3 juncto pasal 30 ayat 1 ayat 2 dan ayat 3 dan atau pasal 48 ayat 1 junto pasal 32 ayat 1 dan atau pasal 49 jo pasal 33 undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 50 jo pasal 22 huruf B undang-undang Nomor 36 tahun 1999 tentang telekomunikasi. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini