Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Boediono: Saya besar di lingkungan pengrajin batik

Boediono: Saya besar di lingkungan pengrajin batik boediono. Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Presiden RI Boediono mengaku cukup tahu lebih dalam dunia perbatikan. Sebab, kata Boediono, sejak kecil dirinya dibesarkan dalam lingkungan keluarga pengrajin dan pedagang batik.

"Nenek Kakek saya, saudara saya semua adalah pengrajin dan pedagang batik," ungkap Boediono saat membuka Acara Pekan Batik Nusantara di GOR Jetayu, Pekalongan, Rabu (8/10).

Untuk itu, Boediono mengaku tidak asing lagi dalam mengetahui jenis-jenis batik. Dia bisa membedakan mana batik asal Pekalongan, Solo atau Yogyakarta.

"Saya tidak asing lagi dengan batik, saya bisa bedakan mana batik Pekalongan, Solo atau Yogyakarta," ujarnya.

Acara ini merupakan rangkaian dari Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober lalu. Pada peringatan ke-7 ini, diangkat tema 'Selembar batik selaras nafas budaya dan ekonomi bangsa'

Pada kesempatan itu, Boediono berharap batik yang merupakan hasil budaya seni bangsa dapat terus berkembang. Batik diharapkan dapat menunjang perekonomian rakyat Indonesia.

"Saya kira masih ada ruang yang cukup luas bagi kita untuk memadukan nilai budaya secara internasional dan batik sebagai produk dari ekonomi kegiatan kita. Saya harapkan batik menunjang produksi ekonomi rakyat," ujar Boediono.

Boediono dan istri, Ibu Herawaty menyempatkan berkunjung ke Museum Batik. Kemudian dilanjutkan mengunjungi stand-stand di Pekan Batik Nusantara. Tampak Boediono berdialog dengan sejumlah pedagang dan pengrajin batik. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP