Bobol 16 ATM, 5 pelaku ditembak polisi Samarinda karena melawan

Selasa, 30 Oktober 2018 00:32 Reporter : Saud Rosadi
Bobol 16 ATM, 5 pelaku ditembak polisi Samarinda karena melawan Pelaku bobol ATM ditangkap polisi. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Lima pelaku pembobol spesialis ATM di Samarinda, Kalimantan Timur, diringkus polisi. Kelimanya harus merasakan timah panas petugas, lantaran melawan petugas, saat diminta menunjukkan barang bukti.

"Lima-limanya kita lumpuhkan dengan timah panas. Mereka ini berasal dari jaringan Lampung, sindikat antar pulau, antarprovinsi," kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto, kepada merdeka.com, Senin (29/10).

Dari inventarisir kasus pembobolan ATM, sementara ini terungkap kelima pelaku sudah beraksi lebih dari 10 lokasi ATM. Baik pagi, siang maupun malam hari. Sementara ini, uang hasil bobol ATM, digunakan untuk foya-foya.

"Ada 16 mesin ATM yang mereka bobol, dalam 2 tahun terakhir ini. Kesemuanya ATM yang dibobol, ada di Samarinda," ujar Vendra.

"Tidak ada pelaku utama, atau otak pencurian dari aksi ini. Semua pelaku yang berhasil kita tangkap ini, melakukannya bersama-sama," tambahnya.

Dalam kasus itu, polisi mengamankan barang bukti uang tunai Rp 7,5 juta diduga hasil membobol ATM, dan peralatan untuk mencongkel mesin ATM, diantaranya sejenis tongkat. "Kita terapkan pasal 363 KUHP, pencurian dengan pemberatan," tutup Vendra.

Diketahui, kasus itu terbongkar, setelah ATM BRI di dalam areal SPBU Jalan Sultan Sulaiman, Sambutan, Samarinda, nyaris dibongkar kawanan rampok, Kamis (25/10) pagi. Setelah gagal, mereka kabur. Mobil dan nomor polisi mobil yang mereka gunakan, terekam dengan jelas di kamera CCTV SPBU. Akhirnya, diringkus Jumat (26/10), di kawasan Samarinda Seberang. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pencurian
  3. Pembobolan ATM
  4. Samarinda
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini