BMKG Minta Masyarakat dan Pengelola Pelayaran Waspada Gelombang Tinggi 18-20 Januari
Merdeka.com - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat dan pengelola pelayaran untuk terus memonitor informasi BMKG. Tujuannya, untuk selalu mewaspadai Peringatan Dini Gelombang Tinggi khususnya pada tanggal 18-20 Januari 2021.
"Diprediksikan tinggi gelombang 2,5-4 meter (rough sea) berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Perairan utara Pulau Sabang, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa, Laut Natuna, Perairan timur Kepulauan Bintan - Kepulauan Lingga," katanya, Senin (18/1).
"Perairan Singkawang - Sambas, Selat Karimata, Laut Jawa, Perairan utara Jawa , Selat Makasar bagian tengah dan selatan, Perairan barat Sulawesi Selatan, Perairan Kepulauan Talaud, Perairan utara Halmahera, serta Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat," sambung dia.
Sementara, lanjut Dwikorita, gelombang dengan ketinggian 4,0 - 6,0 meter atau very rough sea berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Perairan Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna.
"Untuk cuaca penerbangan, berdasarkan analisis dan prediksi BMKG, saat ini secara umum masih berpotensi tinggi terjadinya pembentukan awan-awan Cumulonimbus (CB) yang dapat membahayakan penerbangan," terangnya.
Menurutnya, potensi pembentukan awan CB tersebut diprediksi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY.
Selanjutnya, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, NTT, NTB, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
"Oleh karena itu BMKG terus mengimbau masyarakat dan semua pihak yang terkait dengan sektor transportasi, untuk selalu meningkatkan kewaspadaannya terhadap cuaca signifikan atau potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di puncak musim hujan ini, demi mewujudkan keselamatan dalam layanan penerbangan," kata Dwikorita.
Dia melanjutkan, sejak 2018 untuk mempercepat dan memperluas layanan informasi cuaca penerbangan, BMKG menyampaikan update informasi prakiraan cuaca di seluruh bandara melalui aplikasi mobile phone Info BMKG. Serta melalui layar-layar display cuaca di seluruh bandara.
Dia melanjutkan, informasi dalam aplikasi Info BMKG tersebut meliputi informasi cuaca setiap jam hingga prediksi kondisi cuaca untuk 4 jam ke depan. Sedangkan, informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca untuk area maupun rute penerbangan seperti SIGWX (Significant weather Chart), SIGMET (Significant Meteorological Information) dapat diakses dalam laman aviation.bmkg.go.id
Selanjutnya, seluruh Informasi cuaca baik prediksi dan peringatan dini cuaca ekstrem, prediksi gelombang tinggi dan prakiraan/prediksi cuaca untuk penerbangan disampaikan dan diupdate rutin melalui aplikasi mobile phone InfoBMKG.
"Masyarakat dan semua pihak diminta untuk terus memonitor pemutakhiran informasi tersebut agar dapat lebih waspada dan memitigasi berbagai risiko yang dapat diakibatkan oleh kondisi cuaca," pungkas Dwikorita.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya