Banyuwangi Gelar Women Cycling Challenge

Minggu, 14 April 2019 16:14 Reporter : Anwar Khumaini
Banyuwangi Gelar Women Cycling Challenge Banyuwangi Gelar Women Cycling Challenge. ©Humas Kabupaten Banyuwangi

Merdeka.com - Pemkab Banyuwangi mengundang para perempuan penghobi sepeda untuk bergabung dalam kompetisi Women Cycling Challenge (WCC). Di event yang digelar pada 27 April 2019 tersebut, perempuan pecinta olahraga sepeda akan diajak bersepeda di bawah kaki Gunung Ijen.

Berbagai kompetisi sepeda menarik akan memeriahkan event yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Kartini di Banyuwangi ini. Mulai dari ekshibisi, Kebaya ride (2,4 KM), Fun ride (70,9 KM), dan Challenge ride (70,9 KM).

“Ini bentuk apresiasi kami kepada para perempuan penghobi sepeda yang komunitasnya terus meningkat di Indonesia. Kalau kebanyakan lomba balap sepeda pesertanya adalah laki-laki, maka di momen Hari Kartini ini kami gelar balap sepeda khusus perempuan,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Banyuwangi Gelar Women Cycling Challenge ©Humas Kabupaten Banyuwangi



Dikatakan Anas, kompetisi ini digelar juga sebagai ajang sharing bagi para perempuan. Perempuan bisa saling menginspirasi, dan saling mengedukasi, bukan sekedar berkompetisi.

"Ini juga bentuk kampanye mengajak para pengguna jalan umum untuk saling respect, protect, dan educate untuk menciptakan rasa nyaman dan aman bersepeda di jalan," kata Anas.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Banyuwangi Wawan Yadmadi menambahkan, ajang ini melombakan dua kategori, Fun Ride dan Challenge Ride. Ditambah satu kategori khusus kelas exhibition, Kebaya ride.

Banyuwangi Gelar Women Cycling Challenge ©Humas Kabupaten Banyuwangi

“Fun ride dan Kebaya ride bisa diikuti peserta segala usia. Sementara Challenge ride dibagi dalam tiga kelompok, yakni women elite, challenge usia 30-39 tahun, dan challenge usia 40 tahun ke atas. Peserta akan dilepas tepat pukul 06.00 WIB,” ujar Wawan.

Kategori Kebaya Ride, peserta akan menempuh jarak 2,4 KM mengelilingi perkotaan Banyuwangi dengan start dan finish di Pendopo Kabupaten. “Ini akan jadi tontonan unik dan menarik karena peserta akan menggowes sepedanya sambil mengenakan kostum kebaya, simbol busana wanita nusantara,” kata dia.

Sedangkan peserta kategori Fun Ride dan Challenge Ride, akan menempuh lintasan yang sama sejauh 70,9 KM. Start dari Pendopo dan finish di Rest Area Jambu, Kecamatan Licin.

Mereka akan memulai perlombaan dengan gowes santai dari start hingga mencapai titik pitstop pertama di depan kantor pemkab. Baru setelah itu, peserta kategori challenge akan memacu kecepatannya untuk menjadi yang tercepat mencapai garis finish dan memenangi kompetisi ini.

“Peserta fun ride bisa lebih santai, karena kategori ini memang didesain happy cycling, olah raga sambil berekreasi menikmati keindahan alam Banyuwangi,” terang Wawan.

Banyuwangi Gelar Women Cycling Challenge ©Humas Kabupaten Banyuwangi



Trek yang dilalui peserta, pembalap akan melewati jalan-jalan protokol perkotaan, melintasi areal persawahan, perkebunan karet, dan cengkeh. Selain juga dihibur beragam atraksi seni, seperti barong using dan musik angklung di sepanjang jalan yang dilalui.

“Pasti menyenangkan. Sembari olah raga, peserta bisa menikmati suasana kota yang indah sekaligus sensasi sejuknya udara pagi pegunungan. Apalagi, ada atraksi seni yang pasti bikin tambah semangat dan tidak bosan selama perjalanan,” pungkas Wawan.

Pendaftaran peserta bisa dilakukan di www.banyuwangisport.com. [paw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Banyuwangi
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini