Tiga Merek dan Motor Kustom Indonesia Eksis di Yokohama Hot Rod Custom Show 2018

Senin, 3 Desember 2018 20:28 Reporter : Syakur Usman
Tiga Merek dan Motor Kustom Indonesia Eksis di Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 elders di yokohama hot rod custom show 2018. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sepeda motor kustom asal Indonesia 'menginvasi' event bergengsi 27th Annual Yokohama Hot Rod Custom Show yang digelar Minggu (2/12). Total ada delapan motor kustom Indonesia yang hadir di Yokohama, Jepang, dalam program KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018.

Turut berpartisipasi di Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 adalah tiga merek asal Indonesia, yakni Elders Company, Unionwell, dan Dinggo.

Program KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018 bertujuan mengangkat potensi keberagaman para builder Indonesia agar bisa bersaing di level internasional dengan segala kreativitas, ide, dan inovasi.

Lulut Wahyudi, Direktur KUSTOMFEST, mengatakan tahun ini kontingen KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018 ke Yokohama Hot Rod Custom Show sebagai salah satu kiblat utama skena kustom kultur dunia. Kami tampil dengan kualitas tinggi dan memperlihatkan identitas masing-masing builder.

Dua penghargaan yang diraih pada tahun lalu, menjadi pemicu kami untuk bisa membawa karya lagi ke acara serupa tahun ini. Dari ajang KUSTOMFEST 2018, akhirnya kami memberangkatkan 8 motor kustom terbaik, yakni The Falcon karya Queenlekha Choppers (Yogyakarta), Kanjeng Nyai karya Psychoengine (Purwokerto) My Baager karya Imagineering Customs ( Jakarta), Badak Agung karya AMS Garage (Bali), RCG 545 Chopper karya Ndra King (Bandung), Gerald 22 karya Geges Garage (Pekanbaru), Drakon karya Imagineering Customs (Jakarta), dan Gajah Ireng karya AMS Garage (Bali), kata Lulut Wahyudi, dalam keterangan persnya, kemarin.

Semuanya datang dengan desain berbeda, dan ini menjadi ciri khas Indonesia, yang mana dengan segala budaya dan keberagaman yang ada justru menjadi kekuatan untuk bersatu mengangkat nama bangsa, ujar Lulut.

Bukan sekadar tampil, motor kustom yang bernaung dalam KUSTOMFEST Indonesian Attack 2017 telah membuktikan mampu diapresiasi oleh dunia internasional pada 26TH Annual Yokohama Hot Rod Custom Show 2017. Yang mana dua motor mendapat penghargaan bergengsi, yakni Queen Lekha Choppers asal Yogyakarta dengan motor The Falcon mendapat penghargaan Bike Pick dari FKC Mooneyes Spain, serta penghargaan Cool dari Mooneyes Japan bersama dengan RCG 545 Chopper, karya Ndra King.

elders di yokohama hot rod custom show 2018 2018 Merdeka.com

Seperti tahun lalu, KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018 juga mendapat dukungan dari Badan Ekonomi Kreatf Indonesia (Bekraf). Bahkan Kepala Bekraf, Triawan Munaf,

menyerahkan helm karya Trooper Custom kepada Mr Shige Suganuma (Mooneyes Japan) sebagai 'perkenalan'. Bekraf juga mengundang seluruh tamu di Yokohama untuk hadir di Kustomfest 2019.

Triawan Munaf mengatakan, kami mendukung langkah para pelaku dan penggiat industri kreatif Indonesia, khususnya subsektor desain produk di bidang otomotif, untuk tampil di dunia melalui KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018.

"Apa yang dilakukan KUSTOMFEST adalah sebuah langkah masif dan terstruktur dalam upaya memperkenalkan dan mempromosikan desain produk kreatif di level dunia, berupa rancang bangun kendaraan roda dua karya anak bangsa berbasis modifikasi, ujarnya.

Menurutnya, soal dukungan Bekraf kali kedua, karena percaya builder Indonesia mampu menghasilkan karya unik dan berbeda, tidak hanya di Tanah Air, tapi juga di mata dunia internasional.

Hal ini dapat memicu pelaku-pelaku pada sub sektor lain untuk semakin bersemangat dalam memajukan kualitas ekonomi kreatif di Indonesia, pungkasnya.

[sya]

Topik berita Terkait:
  1. Kustomfest
  2. Indonesia
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini