Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez masih mengeluhkan performa software perangkat elektronik (ECU) terbaru dari Magneti Marelli dalam hari kedua uji coba tertutup pascamusim di Sirkuit Jerez, Spanyol pada hari Kamis (26/11).
Pada hari kedua ini, Marquez memilih lebih fokus pada ECU yang diterapkan pada mesin RC213V 2016, ketimbang 2015. Marquez pun mengaku masih punya tugas menumpuk mengingat ECU terbaru ini belum mampu menghadirkan keseimbangan performa pada motor barunya.
"Pada hari kedua ini saya lebih berkonsentrasi pada ECU Magneti Marelli dan mesin terbaru. Jelas bahwa kami membutuhkan mapping yang berbeda untuk versi 2015 dan 2016, mengingat keduanya berbeda karakter. Jadi kami memilih untuk lebih banyak bekerja dengan versi 2016," ujar Marquez dalam pernyataan resmi tim.
Pebalap Spanyol berusia 22 tahun inipun mengaku tak terlalu fokus pada ban Michelin terbaru, meski tetap memperhatikan bahwa ban depan pabrikan asal Prancis itu masih sulit dipahami karakternya dan membutuhkan banyak evaluasi.
"Bekerja dengan ECU baru sangatlah menyita waktu, tapi kami masih belum bisa mengeluarkan seluruh potensi software ini. Kami masih belum menemukan cara terbaik untuk menyalurkan torsi, kami masih harus menyeimbangkan performanya. Kami tak terlalu fokus pada ban, tapi ban depan masih sulit dipahami," tutupnya.
(kpl/kny)