Kong Usup (3)

Keturunan Prabu Siliwangi

Rabu, 9 April 2014 11:08 Reporter : Arbi Sumandoyo
Keturunan Prabu Siliwangi Kong Usup. merdeka.com/arbi soemandoyo

Merdeka.com - Dibesarkan dan dilahirkan di Cikini, Jakarta Pusat, bukan berarti Kong Usup asli Betawi. menurut Haji Kabul Akbar, kalau diurut ke atas silsilah kakeknya dari garis ibu bersambung ke Raja Padjadjaran Prabu Siliwangi.

Kong Usup merupakan cucu dari Pangeran Kuflu. "Putri Kecil merupakan anak dari Pangeran Kuflu," kata Haji Kabul saat berbincang dengan merdeka.com kemarin.

Pangeran Kuflu adalah anak dari Putri Deknor, keturunan Raden Saleh. Sedangkan Raden Saleh merupakan keturunan langsung dari Pangeran Jayakarta atau lebih dikenal dengan Fatahilah. Menurut sejarah, Fatahilah merupakan keturunan dari Raden Syarif Hidayatullah. Sedangkan ibunya bernama Endang Geulis anak dari Prabu Kiansantang, putera dari Prabu Siliwangi.

Dari pernikahannya dengan Siti Aisyah, gadis asli Depok, Kong Usup dikaruniai tiga anak, yakni Hapsah, Aminah, dan Abdullah. Cucunya ada 15 dan tersebar di daerah Jakarta, Bekasi, serta Depok. "Kalau nenek saya Aminah," kata Haji Kabul. Dia sempat merasakan saat Kong Usup masih hidup. Selama sebelas tahun dia masih sering bermain ke tempat kakeknya.

Sejarah soal keilmuan Kong Usup didapat dari Kiai Haji Muhidin, ulama asal Parung Sapi, Jasinga, Bogor. Kong Usup juga menjadi santri di Bangil (Jawa Timur) dan Gunung Puyuh, Sumedang, Jawa Barat. Untuk sampai ke sana, Kong Usup berjalan kaki dengan modal belati dan garam.

Masa tua Kong Usup dihabiskan di pinggiran Kali Ciliwung, Depok. Dia sempat mendirikan perguruan silat Sinar Cikini. Hingga wafat, Kong Usup dikenal sering didatangi orang untuk meminta bantuan.

Ada cerita menarik dari kesaktian Kong Usup. Sebagai ahli agama, gelar kiai haji dia dapat tanpa pergi ke Tanah Suci. Kong Usup, menurut Haji Kabul, memang tidak pernah berhaji lantaran mabuk laut. Namun gelar itu diberikan orang karena memang melihat dan bertemu Kong Usup di Makkah dan Madinah.

Cerita lain juga bikin mata terbelalak. Empat tahun lalu ada peziarah datang dari Jakarta ke kubur Kong Usup. Dia datang ke pusara itu setelah bertemu dan berbincang dengan Kong Usup saat berhaji. Lantas Kong Usup mengajak mereka mampir ke rumah dan memberikan alamat di Pesona Khayangan. Peziarah itu kaget karena yang dikunjungi bukan rumah melainkan pusara Kong Usup.

"Pesannya sama cucu jangan lupa salat. Kalau dia sudah nggak ada minta dikirimi surat Al-Ikhlas karena gampang dihapal dan orang tidak akan salah membaca surat itu," tutur Haji Kabul. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Legenda Jakarta
  2. Kong Usup
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini