Kaget bukan kepalang. Seperti mimpi di siang bolong. Shandi Shalahudin bisa bertemu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Bukan cuma disapa, Shandi yang berprofesi sebagai Satpam Bank DKI itu juga dipuji dan dibanggakan orang nomor satu di Polda Metro Jaya.
Shandi sama sekali tak menyangka hari itu. Selesai salat, dia hanya dikabari akan ada sidak dari Irjen Fadil ke Bank DKI cabang Samsat Polda Metro Jaya. Tak ada harapan apa-apa. Dia hanya berjaga seperti biasanya, Namun sebelum meninggalkan lokasi, Irjen Fadil tiba-tiba menegurnya.
"Saya mau belajar bagaimana caranya bisa melayani dengan baik," kata Fadil sambil memuji Shandi.
Kapolda merasa bangga dengan Shandi. Pakaiannya rapih, ikat pinggangnya bersih. Rambutnya pun tampak tertata bagus.
Fadil mengakui, tak ada salahnya polisi belajar dari keramahan Satpam dalam melayani nasabah yang datang ke bank. Shandi pun menjawab siap dengan tegas dan keras.
Jawaban tersebut membuat Irjen Fadil meledek Shandi. "Jangan galak-galak gitulah, takut nanti saya," ledek Irjen Fadil.
Shandi pemuda asli Jakarta. Sudah empat tahun mengabdi menjadi satpam di Bank DKI. Dia pun sempat mengukir asa menjadi PNS di Polri maupun TNI. Namun kandas.
Dia bangga sekali dengan pujian Irjen Fadil. Apalagi, video tersebut viral di media sosial. Keluarga hingga tetangga ikut senang melihat momen tersebut.
"Itu ada rasa bangga di dalam diri saya sendiri, karena bisa ketemu sama Jenderal Fadil," kata Shandi saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (22/12).
Tak segan, Shandi pun berbagi cerita tentang pendidikan yang diembannya sebagai satpam. Dari pelatihan tersebutlah, satpam bank dikenal ramah dan sangat sopan.
Prinsip penuntun satuan jadi pegangan. Ada lima poin yang wajib dipegang bagi seluruh satpam. Misalnya soal displin, jujur dan bertanggung jawab.