Cara Mengobati Amandel Cepat dan Aman, Ketahui Juga Penyebabnya
Merdeka.com - Tonsilitis, atau yang dikenal secara umum sebagai penyakit amandel adalah kondisi di mana amandel mengalami infeksi. Amandel bertindak sebagai filter, menjebak kuman yang masuk ke saluran udara dan menyebabkan infeksi.
Amandel, yang merupakan dua massa jaringan di bagian belakang tenggorokan juga membuat antibodi untuk melawan infeksi. Namun terkadang, amandel kewalahan oleh bakteri atau virus. Kondisi ini bisa membuat amandel bengkak dan meradang.
Infeksisering terjadi, terutama pada anak-anak. Amandel bisa disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus. Infeksi amandel yang disebabkan oleh virus dapat sembuh dengan sendirinya. Sementara infeksi akibat bakteri memerlukan antibiotik.
Perawatan infeksi amandel biasanya berfokus pada menghilangkan gejala radang amandel, seperti menggunakan NSAID seperti ibuprofen untuk meredakan peradangan dan rasa sakit. Berikut ini adalah beberapa cara mengobati amandel yang bisa Anda lakukan, dilansir dari Medical News Today.
1. Minum banyak cairan hangat
Cara mengobati amandel di rumah yang pertama adalah dengan minum banyak cairan hangat. Minum cairan hangat, termasuk sup, kaldu, dan teh, dapat membantu meredakan sakit tenggorokan akibat infeksi amandel.
Teh herbal yang mengandung bahan-bahan seperti madu, pektin, atau gliserin juga dapat membantu, karena bahan-bahan ini membentuk lapisan pelindung di atas selaput lendir di mulut dan tenggorokan, yang dapat meredakan iritasi.
2. Konsumsi makanan dingin
Cara mengobati amandel di rumah yang kedua adalah dengan mengonsumsi makanan dingin. Makan makanan dingin dan lembut, seperti yogurt beku atau es krim, dapat membuat tenggorokan mati rasa, menawarkan pereda nyeri sementara.
Anda juga dapat mencoba makan es loli, minum smoothie dingin atau menyeruput air es dingin. Pilihan lainnya adalah mengunyah permen yang mengandung mint atau mentol. Bahan-bahan ini memberikan sensasi dingin dan mati rasa yang serupa di tenggorokan.
3. Hindari Makanan Keras
Cara mengobati amandel di rumah yang ketiga adalah dengan menghindari makan makanan yang keras. Bagi penderita infeksi amandel, mengonsumsi makanan keras atau tajam bisa membuat tidak nyaman dan bahkan menyakitkan pada tenggorokan.
Makanan keras dapat menggores tenggorokan, menyebabkan iritasi dan peradangan lebih lanjut. Makanan yang harus dihindari antara lain keripik, biskuit, sereal kering, roti panggang, wortel mentah dan apel mentah. Anda harus mencoba makan makanan yang lebih lembut dan lebih mudah ditelan sampai gejalanya mereda.
4. Berkumur dengan air garam
Cara mengobati amandel di rumah yang ke empat adalah dengan berkumur dengan air garam. Berkumur dengan air garam untuk sementara dapat meredakan rasa sakit atau geli di bagian belakang tenggorokan.
Anda dapat membuat campuran air asin dengan menambahkan seperempat sendok teh garam ke segelas air hangat dan mengaduk larutan sampai garam larut. Berkumurlah dengan air garam selama beberapa detik sebelum meludahkannya. Aman untuk mengulangi prosesnya sesering yang diperlukan selama Anda tidak menelan campuran tersebut.
5. Tingkatkan kelembapan ruangan
Cara mengobati amandel di rumah yang kelima adalah dengan meningkatkan kelembapan dalam ruangan. Udara yang kering dapat mengiritasi sakit tenggorokan secara lebih lanjut.
Penderita infeksi amandel dapat menggunakan humidifier untuk menjaga kelembapan ruanga. Perangkat ini melepaskan kelembapan kembali ke udara, membantu meringankan ketidaknyamanan tenggorokan.
Namun ingat untuk selalu membersihkan alat pelembap ruangan tersebut setiap hari untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri berbahaya. Bagi Anda yang tidak memiliki akses ke alat pelembap udara dapat mencoba menghirup uap dari air panas.
6. Menghindari ketegangan suara
Cara mengobati amandel yang ke enam adalah dengan menghindari ketegangan suara. Pembengkakan di tenggorokan dapat menyebabkan suara menjadi teredam. Mungkin Anda tergoda untuk melawannya dengan meninggikan suara, tetapi hal itu berisiko menyebabkan iritasi tenggorokan lebih lanjut.
Jika berbicara terasa menyakitkan, Anda harus berusaha mengistirahatkan suara sebanyak mungkin. Anda juga harus membuat janji dengan dokter, karena kesulitan berbicara terkadang dapat mengindikasikan komplikasi.
7. Istirahat yang cukup
Istirahat yang cukup adalah cara mengobati amandel ala rumahan yang selanjutnya. Penderita infeksi amandel harus mendapatkan istirahat sebanyak mungkin. Istirahat akan memungkinkan tubuh untuk melawan infeksi virus atau bakteri.
Melanjutkan pergi bekerja atau sekolah tidak hanya meningkatkan kemungkinan amandel terasa sakit lebih lama, tetapi juga dapat membuat orang lain berisiko tertular infeksi.
8. Minum obat pereda nyeri yang dijual bebas
Cara mengobati amandel yang berikutnya adalah dengan mengonsumsi obat analgesik OTC yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan, demam, dan gejala tonsilitis lainnya yang menyakitkan.
Contoh obat ini antara lain parasetamol, ibuprofen dan aspirin. Namun aspirin tidak cocok untuk dikonsumsi anak-anak karena dapat menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa yang disebut sindrom Reye. Mengonsumsi analgesik secara berkala dapat membantu meredakan rasa sakit.
9. Minum obat pelega tenggorokan
Cara mengobati amandel yang selanjutnya adalah dengan minum obat pelega tenggorokan. Beberapa pelega tenggorokan mengandung obat anestesi untuk mematikan rasa dan menenangkan tenggorokan.
Banyak juga yang mengandung obat anti inflamasi untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan. Salah satu manfaat dari obat pelega tenggorokan adalah bahwa mereka memberikan pereda nyeri langsung ke tempat peradangan.
Beberapa tablet hisap juga mengandung agen antiseptik. Ini membantu menargetkan bakteri yang bertanggung jawab untuk tonsilitis bakteri. Namun, pelega tenggorokan tidak cocok untuk anak kecil karena dapat menimbulkan risiko tersedak.
Beberapa juga mengandung benzokain, yang dapat memiliki efek buruk pada anak. Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) menyarankan orang tua untuk menghindari memberikan produk yang mengandung benzokain kepada anak-anak di bawah 2 tahun kecuali jika dokter merekomendasikannya.
10. Semprotan tenggorokan dan obat kumur
Menggunakan semprotan tenggorokan dan obat kumur adalah cara lain untuk memberikan obat anestesi, anti-inflamasi, dan antiseptik langsung ke tenggorokan. Anda dapat mencari semprotan tenggorokan dengan salah satu bahan aktif seperti benzidamin, fenol, dibucaine, benzokain, benzil alkohol, setilpiridinium klorida dan klorheksidin glukonat.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya