Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Manfaat Sauna bagi Kesehatan, Cegah Penyakit dan Kurangi Stres

5 Manfaat Sauna bagi Kesehatan, Cegah Penyakit dan Kurangi Stres Ilustrasi sauna. ©Shutterstock/Goran Bogicevic

Merdeka.com - Manfaat sauna bagi kesehatan rupanya ada beragam, tak hanya mengeluarkan keringat saja. Manfaat sauna mampu mencegah penyakit hingga mengurangi stres. Manfaat saunadapat membantu tubuh untuk bersantai.

Sauna telah lama digunakan sebagai terapi. Bangsa Maya menggunakan rumah keringat 3.000 tahun yang lalu, menurut Harvard Health Publications. Di Finlandia, sauna telah digunakan selama ribuan tahun, dan 1 dari 3 orang Finlandia masih menggunakannya. Di Amerika Serikat sendiri diperkirakan ada lebih dari satu juta sauna.

Bagi bangsa Asia, sauna juga bukan barang baru. Sauna bahkan termasuk dalam tradisi Jepang, dan Korea pun juga melakukan sauna. Manfaat sauna bagi kesehatan untuk relaksasi dan kesehatan jantung. Namun, sauna mungkin tidak cocok untuk semua orang. Untuk itu, cari tahu dulu sebelum mulai melakukannya.

Dilansir dari medicalnewstoday, berikut ini adalah informasi mengenai sauna seperti jenis dan manfaat sauna, serta risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkannya, yang menarik untuk Anda ketahui.

Mengenal Apa Itu Sauna dan Jenis-Jenisnya

Sebelum mengetahui manfaat bagi kesehatan, ketahui dulu pengertian serta jenis sauna. Sauna adalah ruangan yang dipanaskan antara 70° hingga 100° Celcius atau 158° hingga 212° Fahrenheit. Sauna tradisional Finlandia biasanya menggunakan panas kering, dengan kelembapan relatif antara 10 dan 20 persen.

Pada jenis sauna lainnya, kelembapannya lebih tinggi. Sauna gaya Turki, misalnya, memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi. Penggunaan sauna dapat meningkatkan suhu kulit hingga kira-kira 40° Celcius atau 104° Fahrenheit.

Saat suhu kulit meningkat, produksi keringat yang banyak juga terjadi. Detak jantung meningkat saat tubuh berusaha untuk tetap tenang. Tidak jarang, orang-orang kehilangan sekitar satu liter keringat saat menghabiskan waktu singkat di sauna.

Sauna sendiri terdiri dari beberapa jenis, berdasarkan cara ruangan dipanaskan. Jenis-jenis sauna tersebut adalah:

  • Jenis Sauna dengan Pembakaran Kayu: Kayu digunakan untuk memanaskan ruang sauna dan batu sauna. Sauna pembakaran kayu biasanya memiliki kelembapan rendah dan suhu tinggi.
  • Jenis Sauna yang Dipanaskan dengan Listrik: Mirip dengan sauna pembakaran kayu, sauna dengan pemanas listrik memiliki suhu tinggi dan kelembapan rendah. Sebuah pemanas listrik, melekat pada lantai, memanaskan ruang sauna.
  • Jenis Sauna Ruang Inframerah: Sauna inframerah-jauh (FIRS) berbeda dengan sauna pembakaran kayu dan pemanas listrik. Lampu khusus menggunakan gelombang cahaya digunakan untuk memanaskan tubuh seseorang, bukan seluruh ruangan. Suhu biasanya lebih rendah dari sauna lain, tetapi orang-orang akan berkeringat dengan cara yang sama. Biasanya, suhu sauna inframerah sekitar 60° Celcius.
  • Jenis Sauna Ruang Uap: Jenis ini berbeda dari sauna biasa. Alih-alih panas kering, sauna ruang uap melibatkan kelembapan tinggi dan panas lembap.
  • 5 Manfaat Sauna bagi Kesehatan

    Terlepas dari bagaimana cara sauna dipanaskan atau tingkat kelembapannya, efeknya pada tubuh adalah sama. Ketika seseorang duduk di sauna, detak jantung akan meningkat dan pembuluh darah melebar. Kondisi ini meningkatkan sirkulasi, dengan cara yang mirip dengan olahraga ringan hingga sedang tergantung pada durasi penggunaan sauna.

    Denyut jantung dapat meningkat menjadi 100-150 denyut per menit saat menggunakan sauna. Hal ini dapat membawa beberapa manfaat kesehatan. Berikut adalah 5 manfaat sauna bagi kesehatan yang paling utama;

    1. Meringankan rasa sakit

    Manfaat sauna yang pertama adalah untuk membantu meringankan rasa sakit. Peningkatan sirkulasi dapat membantu mengurangi nyeri otot, meningkatkan gerakan sendi, dan meredakan nyeri artritis.

    2. Mengurangi tingkat stres

    Manfaat sauna yang kedua adalah untuk membantu mengurangi tingkat stres. Karena panas di sauna meningkatkan sirkulasi, ini juga dapat meningkatkan relaksasi. Hal ini dapat meningkatkan perasaan sejahtera dan tenang.

    3. Meningkatkan kesehatan jantung

    Manfaat sauna yang ketiga adalah untuk membantu meningkatkan kesehatan jantung. Pengurangan tingkat stres saat menggunakan sauna mungkin terkait dengan risiko kejadian penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. Satu penelitian, yang dilakukan di Finlandia, mengikuti 2.315 pria berusia 42 hingga 60 tahun selama 20 tahun. Temuan menunjukkan bahwa orang yang menggunakan sauna memiliki risiko lebih rendah meninggal akibat penyakit kardiovaskular.

    Dari peserta penelitian, total 878 meninggal karena penyakit kardiovaskular, penyakit arteri koroner, atau kematian jantung mendadak. Peserta dikategorikan berdasarkan seberapa sering mereka menggunakan sauna, termasuk seminggu sekali, dua sampai tiga kali seminggu, dan empat sampai tujuh kali seminggu.

    4. Atasi masalah kulit

    Manfaat sauna yang ke empat adalah untuk membantu mengatasi masalah kulit. Sauna seringkali mengeringkan kulit saat digunakan. Beberapa orang dengan psoriasis mungkin menemukan bahwa gejala mereka berkurang saat menggunakan sauna, tetapi mereka yang menderita dermatitis atopik mungkin dapat merasakan efek yang sebaliknya.

    5. Obati asma

    Manfaat sauna yang kelima adalah untuk membantu mengatasi penyakit asma. Orang dengan asma mungkin menemukan kelegaan dari beberapa gejala akibat menggunakan sauna. Sauna dapat membantu membuka saluran udara, mengendurkan dahak, dan mengurangi stres.

    Risiko Kesehatan dan Tindak Pencegahan saat Menggunakan Sauna

    Manfaat sauna bagi kesehatan memang baik untuk tubuh. Namun, penggunaan sauna dalam jumlah sedang tampaknya aman bagi kebanyakan orang. Namun, seseorang dengan penyakit kardiovaskular harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai menggunakan sauna. Karena, hal ini dapat menyebabkan;

  • Risiko tekanan darah
  • Beralih antara panas sauna dan air dingin di kolam renang tidak disarankan, karena dapat meningkatkan tekanan darah. Penggunaan sauna juga dapat menyebabkan tekanan darah turun, sehingga orang dengan tekanan darah rendah harus berbicara dengan dokter untuk memastikan penggunaan sauna yang aman. Orang yang baru saja mengalami serangan jantung juga harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

  • Risiko dehidrasi
  • Dehidrasi dapat terjadi akibat kehilangan cairan saat berkeringat. Orang dengan kondisi tertentu, seperti penyakit ginjal, mungkin berisiko lebih tinggi mengalami dehidrasi. Peningkatan suhu juga dapat menyebabkan pusing dan mual pada beberapa orang.

    Untuk menghindari efek kesehatan negatif, tindakan pencegahan berikut juga disarankan:

  • Hindari alkohol: Alkohol meningkatkan risiko dehidrasi, hipotensi, aritmia, dan kematian mendadak.
  • Batasi waktu yang dihabiskan di sauna: Jangan menghabiskan lebih dari 20 menit setiap kali di sauna. Pengguna pertama kali harus menghabiskan maksimal 5 hingga 10 menit. Saat mereka terbiasa dengan panas, mereka perlahan-lahan dapat meningkatkan waktu menjadi sekitar 20 menit.
  • Minum banyak air: Apapun jenis sauna yang digunakan seseorang, penting untuk mengganti cairan yang hilang karena berkeringat. Anda harus minum sekitar dua sampai empat gelas air setelah menggunakan sauna.
  • Hindari penggunaan sauna jika sakit: Orang yang sakit juga harus menunggu sampai mereka pulih sebelum menggunakan sauna. Wanita yang sedang hamil atau mereka yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti tekanan darah rendah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan sauna.
  • Awasi anak-anak: Anak-anak berusia 6 tahun ke atas aman menggunakan sauna, tetapi harus diawasi saat melakukannya. Mereka harus menghabiskan tidak lebih dari 15 menit di sana pada satu waktu.
  • (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP