Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan, Mudah Dilakukan

Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan, Mudah Dilakukan ilustrasi sungai. ©2021 Merdeka.com/pixabay

Merdeka.com - Pencegahan pencemaran lingkungan harus terus diupayakan agar lingkungan tetap bersih dan sehat. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan makhluk hidup di bumi. Jika tidak ada upaya pencegahan pencemaran lingkungan, akan terjadi kerusakan terhadap alam dan bisa mengancam makhluk hidup.

Secara umum, pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan juga komponen lain ke dalam lingkungan hidup atau proses alam. Hal ini yang kemudian membuat kualitasnya turun dan menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya.

Pencegahan pencemaran lingkungan perlu diketahui setiap orang. Sebab, menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat adalah tanggung jawab bersama. Berikut sejumlah upaya pencegahan pencemaran lingkungan yang merdeka.com lansir dari Liputan6 dan sumber lainnya:

Jenis-jenis Pencemaran Lingkungan

ilustrasi sungai

unsplash.com

Sebelum mengetahui beberapa upaya pencegahan pencemaran lingkungan, terlebih dahulu memahami jenis-jenis lingkungan. Berikut beberapa jenis pencemaran lingkungan dan penjelasannya, antara lain:

Pencemaran Udara

Pencemaran lingkungan di udara merupakan kondisi berkurangnya kualitas udara yang disebabkan adanya gas berbahaya atau sering disebut polusi udara. Polusi udara menjadi salah satu masalah lingkungan yang sampai saat ini masih terjadi. Polusi udara dapat terjadi akibat ulah manusia atau secara alami.

Polusi di lingkungan tidak hanya berpengaruh pada manusia, tetapi juga dapat merusak keindahan dan keanekaragaman hayati. Maka dari itu, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk berupaya terus melestarikan udara agar tetap bersih dan sehat.

Pencemaran Air

Jenis-jenis pencemaran lingkungan selanjutnya, yaitu pencemaran air. Pencemaran ini terjadi karena adanya zat-zat polutan yang masuk ke dalam sumber air, seperti kotoran, insektisida, pupuk, dan sampah. Air yang tercemar akan keruh, berbau, dan berwarna, sehingga tidak layak untuk dikonsumsi.

Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah terjadi karena adanya zat-zat polutan yang masuk ke dalam tanah. Hal ini yang kemudian membuat kualitas tanah menurun. Adapun zat-zat polutan tersebut bisa berasal dari tumpahan minyak, kebocoran limbah, dan pestisida.

Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan

ilustrasi sungai

©©shutterstock.com/leungchopan

Menanam Pohon

Upaya pencegahan pencemaran lingkungan yang bisa dilakukan, yaitu menanam pohon di berbagai tempat. Ya, menanam pohon berperan penting untuk menjadikan lingkungan dan udara menjadi bersih. Sebab, tumbuhan dapat memproduksi oksigen sehingga udara menjadi bersih dan terhindar dari polusi.

Maka dari itu, penanaman pohon harus dilakukan sejak dini, terutama tempat yang biasa terkena polusi udara seperti kebakaran hutan yang mengakibatkan munculnya asap. Dengan begitu, udara akan menjadi lebih bersih dan terhindar dari polusi.

Mengelola Sampah dengan Baik

Masalah sampah sampai saat ini masih menjadi masalah krusial di Indonesia. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkap bahwa salah satu faktor peningkatan volume sampah adalah perilaku masyarakat itu sendiri. Di mana membuang sampah sembarangan masih menjadi penyebab utama penumpukan sampah.

Menurut Undang-undang No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, disebutkan bahwa sampah merupakan sisa-sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik bersifat terurai atau tidak dapat terurai.

Adapun jenis sampah berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua, yaitu sampah anorganik dan organik. Sampah anorganik merupakan sampah yang tidak mudah membusuk, seperti plastik wadah, botol, kertas, plastik mainan, dan gelas minuman.

Sementara, sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang biasa dijadikan pupuk kompos. Jenis sampah ini berlawanan dengan sampah anorganik karena sangat mudah membusuk. Beberapa contoh jenis sampah organik antara lain sisa makanan, sayuran, daun-daun, dan lain sebagainya.

Hindari Penggunaan Plastik

Mengurangi penggunaan plastik bisa menjadi salah satu upaya pencegahan pencemaran lingkungan yang bisa dilakukan. Penggunaan produk plastik, seperti kantong plastik, sangat berbahaya bagi lingkungan karena membutuhkan waktu lama untuk terurai.

Plastik sulit terurai karena bahannya terbuat dari minyak. Sebagai gantinya, bisa menggunakan kantong kertas yang merupakan alternatif yang lebih baik karena mudah terurai dan dapat didaur ulang.

Tidak Buang Sampah di Sungai

Sungai yang kotor bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti penumpukan sampah dari limbah rumah tangga, limbah pabrik, dan pertanian. Jika kondisi ini tidak segera dibersihkan, akan menyebabkan lingkungan menjadi tidak sehat.

Selain tidak sedap dipandang, sungai yang kotor juga bisa menimbulkan berbagai penyakit, seperti gatal-gatal dan diare. Untuk itu, menjaga kebersihan sungai sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya.

Edukasi Pentingnya Menjaga Lingkungan

Edukasi terhadap pentingnya menjaga lingkungan bisa menjadi salah satu upaya pencegahan lingkungan. Dengan adanya edukasi pentingnya menjaga lingkungan, manusia tidak hanya mengimbangi hak dengan kewajibannya terhadap lingkungan, tetapi juga membatasi tingkah laku dan upaya untuk mengendalikan berbagai kegiatan agar tetap berada dalam batas kepentingan lingkungan.

Setiap orang yang menerapkan sikap peduli terhadap lingkungan, akan menikmati secara terus menerus tanpa merusak alam sekitar. Selain itu, seseorang yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan juga turut menjaga dan melestarikan lingkungan. Dengan begitu, hal tersebut akan membawa manfaat yang berkelanjutan.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP