Sejumlah negara yang menerimanya untuk melanjutkan studi antara lain Australia, Belanda, Amerika Serikat, dan Jepang.
Prestasi luar biasa berhasil ditorehkan Alivia Rahma Azzahra, seorang siswi SMA Negeri 3 Purwokerto. Ia diterima kuliah di 12 universitas ternama di sejumlah negara dunia.
Berasal dari keluarga seorang pedagang di Banyumas, Rahma berhasil mewujudkan cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan kuliah di luar negeri.
Sejumlah negara yang menerimanya untuk melanjutkan studi antara lain Australia, Belanda, Amerika Serikat, dan Jepang.
Namun di antara 12 universitas ternama yang menerimanya sebagai mahasiswa baru, Alivia menjatuhkan pilihannya untuk berkuliah di Universitas Berkeley, California, Amerika Serikat.
Advertisement
Universitas Berkeley merupakan salah satu universitas tertua di negeri Paman Sam. Di sana Alivia mengambil jurusan Mechanical Engineering sesuai dengan bidang yang ia minati.
“Sudah diterima. Sekarang sedang mengajukan proses ke Kemendikbud dan semoga mendapat beasiswa penuh,” kata Alivia dikutip dari kanal YouTube Liputan6 pada Jumat (31/5).
Keberhasilan siswi SMA Negeri 3 Purwokerto ini menjadi sebuah kebanggaan pihak sekolah. Diterimanya salah seorang siswi pada 12 univesitas ternama dunia diharapkan bisa menjadi teladan bagi siswa lainnya.
“Beasiswa Indonesia Maju diawali dari sebuah prestasi akademik. Sehingga kami selalu bekerja sama dengan bapak ibu guru, dengan penyedia layanan pendidikan dan lingkungan, untuk upgrade tentang pendidikan agar ini bisa menjadi layanan terbaik untuk anak-anak kami. Harapannya setelah ini akan muncul Alivia-Alivia baru dari adik-adik kelasnya,”
Advertisement
kata Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Purwokerto, Joko Budi Santosa.
Joko mengatakan, selama bersekolah di SMA Negeri 3 Purwokerto, Alivia merupakan siswa berprestasi. Ia juga terkenal dengan sosoknya yang ramah dan mudah bergaul. Tak heran jika para guru menyukainya dan selalu menguatkan mentalnya dalam belajar.
“Alivia itu sosok yang komunikatif dan berprestasi dalam OSN. Kami para guru sering berkomunikasi dengannya dan berdiskusi menguatkan mentalnya untuk belajar,” kata Joko.
Setelah selesai menempuh studi nanti, Alivia mengaku berencana akan tetap pulang ke tanah air. Dengan tekad bulat ia ingin menerapkan ilmu yang telah ia peroleh untuk ikut membangun tanah air Indonesia.
Advertisement